Berita Aceh Utara
9.178 Ton CPO Diekspor dari Pelabuhan Krueng Geukueh ke India
Sebanyak 9.178 ton CPO berhasil diekspor dari Pelabuhan Krueng Geukueh ke India menggunakan kapal tanker Philippa Gladys.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 9.178 ton CPO berhasil diekspor dari Pelabuhan Krueng Geukueh ke India menggunakan kapal tanker Philippa Gladys, menjadikan ekspor kedua sepanjang tahun 2026.
- Ekspor ini menunjukkan kesiapan layanan kepelabuhanan, sinergi antar pihak, serta kualitas komoditas sawit Aceh yang mampu bersaing di pasar internasional.
- Dengan total ekspor CPO mencapai 20.668 ton hingga Juni 2026, Pelabuhan Krueng Geukueh semakin mempertegas perannya sebagai gerbang perdagangan internasional Aceh.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara kembali menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Aceh ke dunia internasional.
Kali ini, sebanyak 9.178,339 metrik ton Crude Palm Oil (CPO) dikirim dari pelabuhan tersebut ke India melalui Pelabuhan Kakinada dengan menggunakan kapal tanker Philippa Gladys, Senin (1/6/2026).
Pengapalan tersebut dilaksanakan melalui Dermaga Multipurpose Pelabuhan Krueng Geukueh dengan pengirim barang PT Agro Murni.
Proses pemuatan dimulai pada 30 Mei 2026 setelah seluruh tahapan pemeriksaan keselamatan, inspeksi tangki, verifikasi dokumen, serta persyaratan operasional kepelabuhanan dinyatakan memenuhi standar.
Kapal Philippa Gladys yang tiba di perairan Lhokseumawe pada 27 Mei 2026, menjalani serangkaian prosedur pelayanan kapal sebelum akhirnya sandar dan melaksanakan kegiatan pemuatan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Baca juga: CPO Turun ke Rp 15.217, Harga Beli TBS Sawit di Aceh Barat Turun Tipis
Ekspor ini merupakan pengapalan CPO kedua yang berhasil dilaksanakan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh sepanjang tahun 2026.
Site Manager PT PT Aceh Makmur Bersama (AMB), Tarmizi dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Selasa (2/6/2026), menyampaikan, bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam rantai logistik serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh.
"CPO yang diekspor melalui Pelabuhan Krueng Geukueh merupakan hasil kerja keras para petani sawit Aceh yang selama ini terus berupaya menghasilkan produk berkualitas tinggi,” urai dia.
“Kami juga mengapresiasi kontribusi para peneliti, akademisi, dan seluruh pelaku industri sawit yang terus mendorong peningkatan mutu komoditas perkebunan Aceh sehingga mampu bersaing di pasar global,” katanya.
Ekspor ini, lanjut Tarmizi, bukan hanya tentang pengiriman komoditas, tetapi juga tentang membawa nama baik Aceh ke tingkat internasional.
Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua bahwa hasil bumi Aceh dapat dinikmati oleh masyarakat dunia.
Menurutnya, keberhasilan ekspor tersebut menunjukkan bahwa komoditas perkebunan Aceh memiliki kualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional.
Baca juga: Kejagung Bongkar Manipulasi Ekspor CPO Jadi Limbah, Negara Rugi hingga Rp 14 Triliun
crude palm oil (CPO)
CPO
Ekspor CPO Aceh
ekspor CPO
Pelabuhan Krueng Geukueh
Aceh Utara
Serambi Indonesia
Serambinews.com
India
| Kapolres Soroti Ancaman Hoaks terhadap Persatuan Bangsa Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila |
|
|---|
| SMuR Tolak Pertambangan di Beutong Ateuh,Jangan Korbankan Ruang Hidup Rakyat demi Segelintir Pemodal |
|
|---|
| Dua Pelaku Pengangkutan Kayu Ilegal di Aceh Utara Disidangkan, Pemilik DPO |
|
|---|
| Pengadilan Negeri Lhoksukon Sidangkan Dua Terdakwa Kasus Pengangkutan Kayu Ilegal, Pemilik Buron |
|
|---|
| Helikopter Water Bombing Padamkan Api pada Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Aceh-ekspor-jutaan-ton-CPO-ke-India.jpg)