Banjir Landa Aceh
Penanganan Banjir Aceh Harus Tuntas
Haji Uma minta pemerintah pusat dan daerah agar penanganan banjir khususnya di Aceh tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat
Ringkasan Berita:
- Haji Uma, meminta pemerintah pusat dan daerah agar penanganan banjir di Sumatra, khususnya di Aceh, tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat semata.
- Haji Uma menekankan pentingnya kemudahan masuk bantuan kemanusiaan dari luar negeri.
- Haji Uma berharap kehadiran Presiden dan pejabat tinggi negara di lokasi bencana tidak sebatas kunjungan seremonial.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, meminta pemerintah pusat dan daerah agar penanganan banjir di Sumatra, khususnya di Aceh, tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat semata.
Menurutnya, penanganan bencana harus dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan hingga tahap pemulihan pasca banjir. Haji Uma menekankan pentingnya kemudahan masuk bantuan kemanusiaan dari luar negeri.
Ia mendorong pemerintah, terutama Bea dan Cukai, untuk memberikan perlakuan khusus terhadap bantuan asing dengan membebaskannya dari bea masuk dan pajak. Langkah tersebut dinilai krusial agar bantuan dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak tanpa terkendala prosedur administratif.
Selain itu, Haji Uma berharap kehadiran Presiden dan pejabat tinggi negara di lokasi bencana tidak sebatas kunjungan seremonial. Ia menilai, kehadiran tersebut harus dibarengi dengan keputusan konkret dan cepat, terutama dalam menjawab kebutuhan mendesak korban banjir serta mempercepat langkah-langkah penanganan di lapangan.
Terkait kondisi pengungsian, Haji Uma mengingatkan agar masa tinggal di pengungsian tidak berlangsung terlalu lama hingga memasuki bulan suci Ramadan. Pemerintah diminta segera menyiapkan hunian sementara yang layak serta mempercepat pemulihan permukiman warga, sehingga para korban dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan bermartabat.
Lebih jauh, Haji Uma juga menyoroti pentingnya pemulihan ekonomi masyarakat pasca banjir. Kerusakan sawah, kebun, dan usaha kecil warga harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Ia mendorong adanya langkah nyata untuk memulihkan mata pencaharian masyarakat agar mereka dapat kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri. "Penanganan banjir di Aceh tidak boleh berhenti pada fase darurat. Pemulihan dan pembangunan kembali harus menjadi prioritas agar masyarakat benar-benar bangkit pasca bencana," tegas Haji Uma.(adi)
Banjir Landa Aceh
Penanganan Banjir Aceh Harus Tuntas
Anggota DPD Haji Uma
Haji Uma
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| 4 Kabupaten Diterjang Banjir |
|
|---|
| Mahasiswa Se-Aceh Desak Penetapan Bencana Nasional |
|
|---|
| Lintas Takengon-Bireuen Kembali Pulih, Kasad Resmikan Jembatan Bailey Umah Besi |
|
|---|
| Warga Aceh Diminta segera Lapor Keuchik Kerusakan Rumah Akibat Banjir, Batas Akhir 15 Januari 2026 |
|
|---|
| Gubernur Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga 22 Januari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Penanganan-Banjir-Aceh-Harus-Tuntas.jpg)