Banda Aceh
PLN Resmi Lapor ke Polresta Banda Aceh, Soal Kabel Gardu Trafo Dicuri
Sebanyak 14 kabel gardu trafo milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tersebar di sejumlah lokasi di Banda Aceh....
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 14 kabel gardu trafo milik PLN dicuri di sejumlah lokasi Banda Aceh dan Aceh Besar sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025.
- PLN UP3 Banda Aceh telah melaporkan kasus tersebut ke Polresta Banda Aceh dan memastikan seluruh kabel yang hilang sudah diganti agar pasokan listrik tidak terganggu.
- Polisi membenarkan laporan tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 14 kabel gardu trafo milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tersebar di sejumlah lokasi di Banda Aceh dan Aceh Besar hilang dicuri.
Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UP3 Banda Aceh, Ahmad Denri Polman, mengakui adanya pencurian tersebut. Pihaknya juga sudah melaporkan kasus itu ke Polresta Banda Aceh.
“Iya, sudah kami laporkan secara resmi ke polisi terkait dugaan pencurian ini,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi, Senin (15/12/2025) malam.
Ia menjelaskan, saat ini terkonfirmasi sekitar 14 lokasi mengalami kehilangan kabel trafo yang tersebar di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan Merduati, Lambaro, Keudebing, Syiah Kuala, dan Jantho.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi sejak 28 November 2025 hingga 14 Desember 2025 di berbagai wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Ahmad mengungkapkan, PLN sudah mengambil tindakan awal untuk mencegah dan menindaklanjuti kasus pencurian kabel trafo yang terjadi ke pihak Kepolisian.
“Sebagai langkah antisipasi, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian sekaligus membuat pengaduan atas hilangnya aset perusahaan akibat pencurian,” kata Ahmad.
Baca juga: VIDEO Listrik Padam Banyak Pelaku Usaha Tutup, Illiza Soroti Minimnya Komunikasi PLN
Ia menambahkan, seluruh kabel trafo yang hilang itu sudah diganti agar pasokan listrik ke masyarakat tidak terganggu.
“Semuanya yang hilang dicuri sudah kami ganti,” tambahnya.
Adapun lokasi kabel trafo yang dilaporkan hilang tersebar di beberapa gampong, antara lain Gampong Pantai Lampuuk (Aceh Besar), Meunasah Bale (Aceh Besar), Tibang (Banda Aceh), Keureuweung Krueng (Aceh Besar), Lampakuk (Aceh Besar), Inte Gajah (Aceh Besar). Weuraya (Aceh Besar).
Kemudian Beurawe (Banda Aceh), Punge (Banda Aceh), Emperom (Banda Aceh), Lamreh (Aceh Besar), Aneuk Galong (Aceh Besar), Lambung (Banda Aceh), Buga (Aceh Besar), dan Gampong Beurabong (Aceh Besar).
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Parmohonan Harahap, membenarkan laporan tersebut.
“Tadi baru buat laporan, kami lidik (penyelidikan) dulu ya,” ucapnya singkat saat dihubungi, Senin (15/12/2025) malam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemeliharaan-dalam-kondisi-tanpa-pemadaman-jaringan-di-gardu-induk.jpg)