Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Salurkan Bantuan Bencana di Aceh

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor di Aceh.

Editor: IKL
for serambinews
Teks foto: Penyerahan bantuan pompa air dan perlengkapan sanitasi dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) kepada Satgas Penanggulangan Bencana Universitas Syiah Kuala (USK) di Posko Tanggap Darurat Banjir Aceh, Masjid Jamik USK, Senin (15/12 2025). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor di Aceh melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Universitas Syiah Kuala (USK).

Bantuan dari ISEI Pusat diserahkan langsung oleh Prof. Aliasuddin, Ketua ISEI Kota Banda Aceh sekaligus Koordinator ISEI Aceh, kepada Prof. Mustanir, Wakil Rektor III USK sekaligus Ketua Satgas Penanggulangan Bencana USK.

Penyerahan berlangsung di Masjid Jamik USK pada Senin, (15/12/2025) dengan didampingi Prof. Akhyar selaku Koordinator Lapangan Bidang Penyediaan Air Bersih Satgas USK serta perwakilan dari Rumah Amal USK.  

Bantuan yang diberikan berupa satu paket pompa air beserta dukungan biaya operasional untuk program peningkatan sanitasi dan penyediaan air bersih di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.

Program ini akan difokuskan pada pembersihan sumur warga serta penyediaan air bersih di masjid dan fasilitas umum yang terdampak banjir. 

Selain itu, ISEI juga membuka dapur umum yang menyediakan 4.000 paket makanan gratis bagi mahasiswa terdampak bencana banjir dan longsor yang berasal dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penyaluran makanan dilakukan melalui koordinasi dengan Rumah Amal USK dan dipusatkan di Masjid Jamik USK.  

Dalam keterangannya, Prof. Aliasuddin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial ISEI terhadap masyarakat dan mahasiswa terdampak bencana.

Ia berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih, sanitasi, dan pangan.

Ia juga menambahkan bahwa selain di Aceh, bantuan serupa turut disalurkan ke wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.  

Prof. Mustanir menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan ISEI. Menurutnya, penyediaan fasilitas sanitasi dan air bersih saat ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak di lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya dapur umum bagi mahasiswa terdampak, yang merupakan kelompok rentan karena sebagian kehilangan keluarga, harta benda, bahkan tidak dapat berkomunikasi dengan orang tua di kampung halaman.

Bantuan dari ISEI, katanya, sangat berarti karena masih terbatas pihak yang memberi perhatian khusus terhadap kondisi mahasiswa.  

Melalui kolaborasi ini, ISEI dan USK berharap upaya pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat dan mahasiswa yang terdampak.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved