Rektor IAIN Langsa Suarakan Bantuan Bencana Banjir dan Longsor Aceh pada Rakernas Kemenag RI
Ia menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor tersebut telah memberikan dampak serius, tidak hanya bagi masyarakat umum
Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, menyuarakan keprihatinan serta kebutuhan mendesak masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor dalam Rakernas Kemenag RI, Selasa (16/12).
- Rakernas tersebut diikuti Prof. Ismail Fahmi di tengah situasi darurat yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kota Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.
- Kehadirannya tidak hanya dalam rangka agenda rutin kelembagaan, tetapi juga membawa aspirasi daerah terdampak bencana
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, menyuarakan keprihatinan serta kebutuhan mendesak masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Selasa (16/12).
Rakernas tersebut diikuti Prof. Ismail Fahmi di tengah situasi darurat yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kota Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.
Kehadirannya tidak hanya dalam rangka agenda rutin kelembagaan, tetapi juga membawa aspirasi daerah terdampak bencana, khususnya terkait keberlangsungan layanan pendidikan tinggi keagamaan serta perlindungan mahasiswa.
“Rakernas ini menjadi momentum penting untuk memastikan kebijakan Kementerian Agama benar-benar responsif terhadap kondisi lapangan, terutama bagi daerah yang sedang menghadapi situasi darurat pascabencana,” ujar Prof. Ismail Fahmi di sela-sela kegiatan Rakernas.
Baca juga: Posko Bersama Bireuen Peduli Banjir Salurkan Bantuan ke Empat Kabupaten
Ia menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor tersebut telah memberikan dampak serius, tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga terhadap mahasiswa serta sarana dan prasarana pendidikan tinggi keagamaan.
Oleh karena itu, forum Rakernas dinilai sangat strategis untuk mendorong lahirnya kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat.
Beberapa kebijakan yang diharapkan, antara lain pembebasan atau keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), penguatan program beasiswa bagi mahasiswa terdampak, serta dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas perguruan tinggi keagamaan yang rusak akibat bencana.
Menurutnya, Rakernas Kemenag harus menjadi ruang konsolidasi nasional yang mampu menjembatani perencanaan program dengan realitas krisis yang dihadapi daerah.
Ia menekankan bahwa pembangunan pendidikan keagamaan ke depan tidak dapat dilepaskan dari isu kebencanaan dan ketahanan sosial.
“Perencanaan pendidikan keagamaan harus sensitif terhadap isu kebencanaan, ketahanan sosial, serta kepedulian terhadap kelompok rentan, termasuk mahasiswa,” tambahnya.
Baca juga: Jalan Nasional di Agara Masih Berdebu, Korban Banjir Bandang Ketambe Terserang ISPA dan Diare
Prof. Ismail Fahmi juga menyampaikan bahwa kehadiran para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari wilayah terdampak bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan negara hadir melalui kebijakan yang konkret dan berkeadilan.
Rakernas Kemenag RI tahun ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan tata kelola pendidikan keagamaan, peningkatan kualitas layanan publik, hingga isu keberlanjutan serta respons kebijakan terhadap dinamika sosial masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kondisi Aceh pascabencana menjadi pengingat penting akan urgensi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Di tengah duka masyarakat Aceh, kami tetap berikhtiar hadir di forum nasional ini agar suara daerah terdampak tidak terabaikan dalam perumusan kebijakan,” pungkas Rektor IAIN Langsa.(*)
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Bergerak Naik Jelang Akhir Tahun, Segini per Gram 17 Desember 2025
Baca juga: Tanah Lumpur Banjir Pidie Jaya Kian Padat, Kubur Rumah Warga, Pemkab Siapkan Lahan
| Catat! Keuchik Bertanggung Jawab Penuh Membantu Petugas Verifikasi Korban Banjir |
|
|---|
| Bupati Gayo Lues Teken Kerja Sama dengan Klaten, Terima Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir |
|
|---|
| Terabaikan Sejak Banjir Bandang, Sekolah di Gampong Canggai Tak Tersentuh Bantuan |
|
|---|
| Kapolres Abdya Panen Semangka di Kebun Binaan Bang Bhabin, Dua Petani Terima Bantuan Pupuk |
|
|---|
| VIDEO SAKSI KATA - Menunggu Uluran Tangan: Jeritan Korban Banjir Aceh Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rektor-IAIN-Langsa-bersama-Rektor-dan-pihak-lainnya-saat-Rakernas-Kementerian-Agama-RI.jpg)