Kamis, 21 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar Telah Normal, PLN: Laporkan Jika Ada yang Masih Padam

Rudi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila masih terdapat wilayah yang mengalami pemadaman listrik.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/HO
Petugas PLN saat bertugas memulihkan gangguan listrik. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh memastikan pasokan listrik di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar telah kembali normal.  

Listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar Telah Normal, PLN: Laporkan Jika Ada yang Masih Padam

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh memastikan pasokan listrik di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar telah kembali normal. 

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Manajer PLN UP3 Banda Aceh, Rudi Hamiri, pada Rabu (17/12/2025) malam.

Dilihat Serambinews.com melalui unggahan di laman cerita Instagram resmi PLN UP3 Banda Aceh pada pukul 22.34 WIB, Rudi Hamiri menyampaikan bahwa proses pemulihan sistem kelistrikan telah selesai dilakukan dan suplai listrik kembali stabil.

“Dapat kami sampaikan, supply aliran listrik pada wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar telah normal kembali,” ujarnya.

Rudi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila masih terdapat wilayah yang mengalami pemadaman listrik, meskipun secara umum pasokan listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar telah kembali normal.

“Jika masih terdapat daerah yang padam, kami imbau untuk segera melaporkan melalui PLN Mobile atau mengunjungi langsung unit layanan pelanggan terdekat agar segera kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Baca juga: Alhamdulillah, Listrik di Abdya Sudah Menyala 100 Persen

Rudi Hamiri juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan doa masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. 

Menurutnya, pemulihan kelistrikan dilakukan dengan kerja maksimal seluruh petugas PLN yang tetap siaga di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan doa Bapak/Ibu. Kami juga memohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang dirasakan selama terjadinya gangguan listrik,” tambahnya.

PLN memastikan akan terus melakukan pemantauan sistem kelistrikan guna menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, serta siap merespons cepat setiap laporan gangguan dari pelanggan.

Listrik Aceh Berangur Normal

PLN menuntaskan pemulihan jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.30 WIB.

Pemulihan jalur ini menandai akan berakhirnya isolasi sistem kelistrikan Aceh selama 21 hari terakhir dari sistem interkoneksi Sumatera pascabencana banjir dan longsor. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan transmisi Pangkalan Brandan–Langsa merupakan tulang punggung sistem kelistrikan Sumatra–Aceh. 

Oleh sebab itu, keberhasilan pemulihan jalur tersebut membuka jalan bagi pemulihan pasokan listrik secara menyeluruh di Aceh.

“Jalur ini menjadi backbone interkoneksi Sumatra–Aceh, sehingga pemulihannya membuka jalan bagi tahapan lanjutan pemulihan sistem secara menyeluruh,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Rabu (17/12/2025), dilansir dari Kontan.co.id.

PLN menyampaikan bahwa setelah interkoneksi aman, tahapan selanjutnya adalah pengoperasian pembangkit listrik, khususnya PLTU Nagan Raya Unit 2, 3, dan 4. 

Proses ini membutuhkan waktu sekitar 48 jam karena harus melalui tahapan pemanasan unit, sinkronisasi dengan sistem, serta pengujian untuk memastikan pembangkit beroperasi secara optimal dan andal.

“Pemulihan kelistrikan harus dilakukan berurutan. Setelah interkoneksi aman, kami masuk ke pengoperasian pembangkit agar pasokan yang dihasilkan benar-benar optimal dan dapat menopang sistem secara andal,” kata Darmawan.

Selanjutnya, pasokan listrik akan disalurkan secara bertahap melalui 20 gardu induk, 558 penyulang, dan 15.717 gardu distribusi yang melayani wilayah Aceh. 

Hingga kini, lebih dari 1.600 petugas PLN masih disiagakan untuk memastikan proses pemulihan berjalan aman.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan masyarakat, mengingat di sejumlah wilayah masih terdapat genangan air dan lumpur sehingga penormalan jaringan harus dilakukan secara hati-hati.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Aceh agar seluruh tahapan pemulihan kelistrikan dapat diselesaikan dengan aman dan cepat,” tutup Darmawan.

Masyarakat diminta untuk bersabar selama proses normalisasi berlangsung.

Perkembangan terbaru terkait pemulihan kelistrikan Aceh akan terus disampaikan melalui kanal resmi PLN.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS 

Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved