Sabtu, 2 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Bupati Aceh Timur Temukan Tumpukan Kayu Diduga Hasil Ilegal Logging di Lokasi Banjir

"Kayu-kayu ini tidak mungkin muncul begitu saja, kerusakan hutan di hulu sungai berkontribusi besar terhadap banjir yang terus berulang dan...

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, berdiri di atas gelondongan kayu yang diikat menyerupai rakit, kayu-kayu bulat tersebut diduga hasil ilegal logging, di wilayah Simpang Jernih, Selasa (16/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menemukan tumpukan kayu gelondongan diduga hasil ilegal logging di jalur sungai Simpang Jernih.
  • Kayu berukuran besar terlihat diikat menyerupai rakit, tersebar di beberapa titik, baik di tepian maupun terapung di badan sungai.
  • Ia menegaskan bahwa aktivitas ini merugikan negara dan mengancam keselamatan masyarakat, sehingga harus ditindak tegas.
  • Temuan ini memperkuat dugaan kerusakan hutan di hulu sungai berkontribusi besar terhadap banjir bandang.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBBINEWS.COM, IDI - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menemukan tumpukan kayu yang diduga hasil ilegal logging di daerah yang disapu banjir.

Temuan itu didapatinya saat menelusuri wilayah terpencil menuju Kecamatan Simpang Jernih, tumpukan gelondongan kayu bulat tersebut berserakan di jalur sungai wilayah itu.

Di sepanjang aliran sungai yang menjadi jalur transportasi masyarakat di wilayah itu.

Terlihat tumpukan kayu berukuran bersar, yang telah diikat rapi menyerupai rakit. 

Kayu-kayu tersebut ditemukan tersebar di beberapa titik, baik yang masih bersandar do tepian maupun yang terapung di badan sungai, siap dihanyutkan ke hilir.

Merespons temuan itu, Bupati Al-Farlaky menyatakan keprihatinan mendalam.

Ia menilai praktik ini sebagai pemicu utama bencana ekologis di wilayahnya.

"Kayu-kayu ini tidak mungkin muncul begitu saja, kerusakan hutan di hulu sungai berkontribusi besar terhadap banjir yang terus berulang dan merendam pemukiman warga. Jika benar ini hasil aktivitas ilegal, maka harus ditindak tegas tanpa kompromi," ujarnya, Kamis (18/12/2025).

Al-Farlaky menambahkan bahwa selain merugikan negara, praktik ini mengancam, keselamatan masyarakat luas akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Ia menegaskan akan membentuk tim terpadu untuk mengusut ilegal logging ini.

"Kita akan membentuk tim terpadu pengungkapan ilegal logging ini nantinya. Dan kami meminta masyarakat juga harus menjadi mata dan telinga bagi kelestarian hutan," tuturnya.

Menurutnya, penegakkan hukum harus dibarengi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga paru-paru lingkungan demi masa depan Aceh Timur.(*)

   

 

 

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved