Berita Bireuen
Jembatan Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup Berlakukan Sistem Buka Tutup, Antrian Kendaraan Mengular
Buka tutup selama 10 menit atau lebih diberi kesempatan kepada pengendara baik dari arah timur ke barat maupun
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireue
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Arus lalu lintas di jembatan Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup, Peusangan Selatan, Bireuen, yang menghubungkan jalur Bireuen–Lhokseumawe serta Banda Aceh–Medan, diberlakukan sistem buka tutup sejak Kamis (18/12/2025) sore.
Pantauan Serambinews.com pada Jumat (19/12/2025) siang, antrean kendaraan dari arah Peusangan menuju jembatan menumpuk hingga kawasan Desa Uteun Gathom.
Sementara dari arah timur, kendaraan roda empat, roda enam, dan sepeda motor juga antre memanjang
Penyeberangan di jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup, Peusangan Selatan, Bireuen yang telah dibuka untuk jalur Bireuen – Lhokseumawe dan juga Banda Aceh Medan sejak Kamis(18/12/2025) sore berjalan lancar dan diberlakukan sistem buka tutup.
Buka tutup selama 10 menit atau lebih diberi kesempatan kepada pengendara baik dari arah timur ke barat maupun dari barat ke timur.
Sejumlah anggota Satlantas berada di beberapa persimpangan termasuk di
jembatan tersebut.
Baca juga: Kapolres Bireuen Ajak Warga Awee Geutah Bantu Polisi Jaga Keamanan
Amatan Serambinews.com, Jumat (19/12/2025) siang, antrian kendaraan dari arah Peusangan ke jembatan tersebut menumpuk di kawasan Desa Uteun Gathom, sementara kendaraan dari arah timur parkir di sepanjang jalan kawasan Awe Geutah Paya.
Selain kendaraan roda empat maupun enam, puluhan sepeda motor juga antrian menunggu giliran dibukanya jembatan.
Informasi diperoleh saat melintasi jembatan diberlakukan sistem buka tutup, minimal 10 menit dan menyesuaikan dengan kendaraan yang antrian.
Bagi pengendara dari arah Bireuen hendak ke jembatan tersebut setiba di lampu merah berbelok ke kanan dan mengikuti jalan aspal ke arah selatan.
Sekitar 2 Km di depan setiba di kawasan Desa Lueng Kuli, ada persimpangan dan berbelok ke kiri.
“Ada penunjuk arah ini bagi yang ke arah Medan,” ujar anggota Satlantas yang berada di kawasan tersebut.
Dari Lung Kuli melewati Desa Krueng Beukah, kiri kanan jalan dipenuhi lumpur dan pada satu titik ada genangan, bagi pengendara roda dua diharapkan berhati-hati karena jalan masih licin serta memakai masker karena debu jalan beterbangan.
Usai melewati Desa Krueng Beukah ke Desa Ceubrek kemudian masuk Desa Uteun Gathom, setiba di persimpangan berbelok ke kiri langsung ke jembatan.
Jembatan Awe Geutah-Teupin Reudeup Berfungsi
akses darat
Banjir Menerjang Bireuen
Jembatan Darurat Dibangun
Bireuen
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Kemenkes Bantu 3 Ambulans untuk Tiga Puskesmas Terdampak Bencana di Bireuen |
|
|---|
| Ribuan KK Korban Banjir Bireuen Mulai Terima Dana Stimulan Ekonomi dan Bantuan Perabot |
|
|---|
| Sekda Bireuen Dilantik, M Nasir Sebut Sekda Adalah Komunikator Utama Pemerintahan Daerah |
|
|---|
| Nelayan Kuala Raja Bireuen Dibantu Pengurusan E-Pas Kapal Kecil 1-7 GT |
|
|---|
| Pemkab Tera Ulang Timbangan Pedagang di Gandapura, Begini Maknanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jalan-Awee-Geutah-1912.jpg)