Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Selatan

Gerak 335, Inisiatif BPJS Kesehatan Dorong Gaya Hidup Sehat

Gerakan ini mendorong masyarakat untuk aktif bergerak secara sederhana dan konsisten sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular yang

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
GERAK 335 - BPJS Kesehatan terus memperkuat penyelenggaraan Gerak 335. 

Ringkasan Berita:BPJS Kesehatan mendorong upaya promotif melalui Gerak 335, yakni aktivitas fisik sederhana untuk mencegah penyakit tidak menular.
• Gerak 335 dilakukan dengan pola jalan santai 3 menit, jalan cepat 3 menit, diulang 5 kali hingga 30 menit, dapat dilakukan kapan saja tanpa alat khusus dan cocok untuk semua usia.
• Dokter Gia Pratama menilai Gerak 335 efektif menurunkan risiko hipertensi, diabetes, jantung, dan stroke jika dilakukan rutin.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - BPJS Kesehatan terus memperkuat upaya promotif dalam penyelenggaraan Program JKN melalui inisiatif Gerak 335. 

Gerakan ini mendorong masyarakat untuk aktif bergerak secara sederhana dan konsisten sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular yang berpotensi menimbulkan pembiayaan katastropik.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengatakan bahwa Gerak 335 merupakan bagian dari strategi BPJS Kesehatan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini melalui kebiasaan olahraga sederhana.

“Gerak 335 hadir untuk menunjukkan bahwa hidup sehat tidak harus mahal atau rumit.

Dengan gerak ringan yang dilakukan secara rutin, masyarakat dapat menurunkan risiko penyakit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang, serta meningkatkan harapan hidup masyarakat,” ujar Rizzky, Jum’at (19/12/2025).

Rizzky menjelaskan bahwa Gerak 335 merupakan pola aktivitas fisik yang terdiri atas jalan santai selama tiga menit, dilanjutkan jalan cepat selama tiga menit, dan diulang sebanyak lima kali hingga mencapai total 30 menit.

Baca juga: VIDEO - Viral! Ibu Diduga Hina Orang Aceh di Tengah Bencana, Netizen Murka dan Desak Penangkapan

Aktivitas ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, baik di rumah, lingkungan kerja, maupun ruang publik lainnya, tanpa memerlukan alat khusus.

"Sepanjang tahun 2024, BPJS Kesehatan telah mengucurkan dana sebesar Rp37,28 triliun untuk menjamin pelayanan kesehatan penyakit berbiaya katastropik dengan total jumlah kasus mencapai 33,04 juta.

Penyakit katastropik tersebut antara lain penyakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, hemofilia, thalasemia, leukimia, dan sirosis hati,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar penyakit berkaitan erat dengan gaya hidup dan dapat ditekan risikonya melalui upaya pencegahan, salah satunya dengan rutin beraktivitas fisik.

Penyakit tidak menular sering kali berkembang secara perlahan tanpa gejala awal yang jelas, namun berdampak besar terhadap kualitas hidup peserta dan pembiayaan kesehatan.

“Gerakan ini kami kembangkan dengan inspirasi latihan interval dari Jepang dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia.

Polanya sederhana, fleksibel, dan dapat dilakukan oleh berbagai kelompok usia,” tambah Rizzky.

Baca juga: Sebabkan Banjir Besar, Azhari Cage: Pak Presiden Cabut Izin Alih Fungsi Hutan untuk Perkebunan

Upaya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik perlu berjalan beriringan dengan perlindungan jaminan kesehatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved