Jumat, 1 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

PT Pertamina: Penyaluruan LPG Subsidi di Banda Aceh Naik 40 Persen, Alokasikan 20 MT/hari

PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan jumlah pasokan gas LPG subsidi dan non subsidi ke Banda Aceh, Sabtu (20/12/2025). 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
ANGKUT GAS - Petugas mengangkut gas LPG 3 Kg bersubsidi untuk disalurkan ke masyarakat di SPBE Indrapuri, Aceh Bssar, Senin (20/12/2025). Hal ini dilakukan guna mengamankan stok dan harga LPG 3 Kg di masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  • Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan, saat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan LPG Subsidi di ibukota Provinsi Aceh sebesar 20 metrik ton (MT) per hari, lebih tinggi dari rerata normal.
  • Pertamina rata-rata menyalurkan 261 MT LPG Subsidi per hari, sementara pada masa bencana setidaknya penyaluran LPG Subsidi di wilayah Aceh yang terdiri dari 22 Kota dan Kabupaten, mencapai 366 MT per hari

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBONEWS.COM, BANDA ACEH - PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan jumlah pasokan gas LPG subsidi dan non subsidi ke Banda Aceh, Sabtu (20/12/2025). 

Hal itu dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan distribusi LPG pascabencana di wilayah terdampak. 

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan, saat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah menyalurkan LPG Subsidi di ibukota Provinsi Aceh sebesar 20 metrik ton (MT) per hari, lebih tinggi dari rerata normal. 

Secara keseluruhan di Provinsi Aceh, Pertamina rata-rata menyalurkan 261 MT LPG Subsidi per hari, sementara pada masa bencana setidaknya penyaluran LPG Subsidi di wilayah Aceh yang terdiri dari 22 Kota dan Kabupaten, mencapai 366 MT per hari, atau naik 40 persen dari kondisi rata-rata normal. 

"Sementara untuk LPG PSO Non Subsidi seperti LPG 12 KG, juga mengalami kenaikan sekitar 40 persen dari kondisi rata-rata harian," katanya.

Dijelaskannya, peningkatan volume penyaluran LPG Subsidi merupakan upaya Pertamina untuk menjaga pasokan LPG di wilayah Aceh dan mempercepat pemulihan distribusi pascabencana.

Baca juga: Harga Melonjak Saat Bencana: Krisis Pasar atau Krisis Nurani?

"Prioritas Pertamina saat ini adalah memastikan bahwa energi dan bantuan kemanusiaan hadir tepat waktu, tepat sasaran dan mengutamakan aspek keselamatan," ungkapnya.

Fahrougi mengungkapkan, Pertamina berkomitmen untuk menjaga pasokan LPG yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat untuk sehari-hari. Pertamina pun melakukan berbagai upaya untuk dapat mendistribusikan dengan berbagai moda transportasi (darat, laut dan udara), serta skema jalur alternatif karena beberapa wilayah masih sulit diakses imbas dari jalan rusak dan jembatan yang terputus. 

Fahrougi menambahkan, jumlah stok di Aceh masih terjaga dengan baik, namun tantangan yang dihadapi adalah pada proses distribusi yang penuh tantangan pascabencana. 

Pertamina juga melakukan berbagai inisiatif distribusi ke masyarakat secara langsung, salah satunya dengan Operasi Pasar penyediaan LPG di beberapa wilayah Aceh. 

"Kami berharap dengan adanya Operasi Pasar ini, dapat meredakan panic buying di masyarakat, serta mencegah spekulan yang memanfaatkan momentum kritis ini dengan cara yang tidak baik," tutup Fahrougi.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved