Jumat, 5 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Terendam Lumpur, Polisi Bersihkan Museum Samudera Pasai Aceh Utara

Saat banjir beberapa waktu lalu, meseum tersebut sempat terendam, menyisakan lumpur tebal di sejumlah ruangan.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HO
Personel polisi dari Polres Lhokseumawe dan Brimob Batalyon B Jeulekat.dikerahkan untuk membersihkan Museum Samudera Pasai , Sabtu (20/12/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Museum Islam Samudera Pasai terletak di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Saat banjir beberapa waktu lalu, meseum tersebut sempat terendam, menyisakan lumpur tebal di sejumlah ruangan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel polisi dari Polres Lhokseumawe dan Brimob Batalyon B Jeulekat dikerahkan untuk membersihkan lokasi tersebut, Sabtu (20/12/2025).

Ini merupakan sebuah bukti kepedulian terhadap warisan sejarah dari Polres Lhokseumawe bersama personel Brimob Batalyon B Jeulekat. 

Sejak pagi hari, personel Polres Lhokseumawe dan Brimob tampak bahu-membahu membersihkan area museum menggunakan cangkul dan angkong untuk mengangkat lumpur.

Baca juga: Prabowo Bantu Tiga Alat Berat untuk Pidie Jaya, Sasaran Percepatan Penanganan Pascabencana

Tak hanya itu, Polres Lhokseumawe juga mengerahkan satu unit mobil water cannon guna menyemprot sisa lumpur dan membersihkan lantai bangunan museum agar kembali layak digunakan.

Di bawah terik matahari, semangat personel tak surut. Keringat yang menetes tak mengurangi kekompakan dan soliditas hingga seluruh rangkaian pembersihan rampung dilaksanakan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H, melalui Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, S.E., M.M mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian cagar budaya sekaligus wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat pasca bencana.

“Museum Samudera Pasai memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi Aceh dan Indonesia. Kami ingin memastikan bangunan ini segera pulih dan dapat kembali dikunjungi masyarakat dengan aman dan nyaman,” ujar Wakapolres.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara, Muhibudin, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Lhokseumawe dan personel Brimob atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kerja keras jajaran Polres Lhokseumawe dan Brimob. Dengan adanya kegiatan ini, museum kembali bersih dan kami dapat beraktivitas serta menerima kunjungan dengan nyaman,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi aparat kepolisian dalam menjaga tidak hanya keamanan, tetapi juga kelestarian sejarah dan budaya Aceh.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved