Rabu, 8 April 2026

Berita Lhokseumawe

Lembaga Dakwah dan Mahasiswa Unimal Jadi Relawan Korban Banjir dan Longsor di Aceh Utara

Kami hadir bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kewajiban untuk saling membantu.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: IKL
for serambinews/Dok Unimal
Pengurus Lembaga Dakwah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh (Unimal) bersama mahasiswa lintas program studi dan lintas latar belakang keagamaan. 

Kami hadir bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kewajiban untuk saling membantu. Musibah ini membutuhkan kehadiran banyak pihak, dan kami berusaha mengambil peran semampu kami.

 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Pengurus Lembaga Dakwah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh (Unimal) bersama mahasiswa lintas program studi dan lintas latar belakang keagamaan. 

Mereka terjun langsung sebagai relawan kebencanaan pasca musibah banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra.

Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan sejak 4 Desember hingga saat ini, dengan fokus lokasi pembersihan di Desa Krueng Mane dan Reuleut, Kabupaten Aceh Utara. 

Para relawan terlibat dalam berbagai aksi sosial, mulai dari pembersihan fasilitas ibadah dan lingkungan terdampak, pendistribusian bantuan kebutuhan pokok, hingga pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana.

Koordinator kegiatan, Fikri Hoeru Rozikin, selaku Ketua Lembaga Dakwah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimal, Senin (22/12/2025), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi sosial di sekitar kampus.

“Kami hadir bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kewajiban untuk saling membantu. Musibah ini membutuhkan kehadiran banyak pihak, dan kami berusaha mengambil peran semampu kami,” ujar Fikri.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan relawan ini melibatkan mahasiswa Universitas Malikussaleh dari berbagai program studi dan latar belakang keagamaan, yang bersatu dalam semangat kemanusiaan dan gotong royong. 

Seluruh aktivitas dilakukan secara swadaya, mulai dari pengadaan alat kebersihan, transportasi menuju lokasi, hingga akomodasi selama kegiatan berlangsung.

Meski menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan alat pembersihan, transportasi, serta akomodasi, para relawan tetap menunjukkan semangat tinggi. 

Berkat kerja sama dengan masyarakat setempat, salah satu masjid di wilayah terdampak berhasil dibersihkan dari lumpur akibat banjir dan kini kembali dapat digunakan untuk aktivitas ibadah.

Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran para relawan mahasiswa dan menyampaikan apresiasi atas bantuan serta kepedulian yang diberikan. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kalangan muda dan civitas akademika lainnya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan, khususnya di saat masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved