Jumat, 24 April 2026

INFO BPJN ACEH

BPJN Aceh Targetkan Jalur Ise-Ise dan Jamur Ujung Tembus Roda Empat Akhir Desember

BPJN Aceh melalui Satker PJN Wilayah 3 Aceh terus memacu perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. 

Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: IKL
Dok BPJN Aceh.
BPJN Aceh melalui Satker PJN Wilayah 3 mengerahkan alat berat untuk mempercepat perbaikan lalur insfratruktur jalan di wilayah tengah Aceh seperti yang terlihat di ruas Ise-ise, Linge, Aceh Tengah, Kamis (25/12/2025). 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melalui Satker PJN Wilayah 3 Aceh terus memacu perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. 

Fokus utama saat ini adalah membuka kembali akses yang sempat terputus akibat bencana di ruas Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, dan Ise-Ise, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Kepala Satker PJN Wilayah 3 Aceh, Azis, menyatakan bahwa target utama timnya adalah memastikan kendaraan roda empat dapat melintasi jalur Ise-Ise sebelum tutup tahun.

"Fokus kami selanjutnya adalah jalur Takengon ke Ise-Ise. Saat ini baru bisa dilalui roda dua. Targetnya, 30 Desember ini sudah fungsional untuk kendaraan roda empat," ujar Azis kepada Serambinews.com, Kamis (25/12/2024).

Normalisasi jalur Ise-Ise memiliki peran strategis bagi mobilitas di wilayah tengah Aceh. 

Jika jalur ini terbuka, akses transportasi dari Takengon menuju Blangkejeren, Gayo Lues, dan Kutacane, Aceh Tenggara hingga perbatasan Sumatera Utara yang sebelumnya lumpuh akan kembali normal.

Selain Ise-Ise, tim juga berkonsentrasi pada titik longsor di Jamur Ujung.

BPJN Aceh membagi tim teknis agar pengerjaan di kedua lokasi tersebut selesai tepat waktu.

Untuk mengejar target fungsionalitas dalam lima hari ke depan, BPJN Aceh mengerahkan belasan alat berat.

Pada ruas Jamur Ujung, diturunkan 3 unit ekskavator, 1 unit bulldozer, 1 unit vibro roller, dan 6 unit dump truck.

Sedangkan pada ruas Ise-Ise dikerahkan  3 unit ekskavator, 2 unit bulldozer, dan 1 unit dump truck.

Mengingat pekerjaan sedang berlangsung dan penggunaan alat berat yang masif, Azis mengimbau masyarakat di wilayah Linge dan Wih Pesam untuk mendukung pengerjaan ini dengan tidak mendekati area pengerjaan.

"Kami mohon masyarakat bersabar dan menjauh dari lokasi proyek demi keselamatan bersama. Dukungan masyarakat sangat penting agar tim teknis dapat bekerja maksimal tanpa hambatan," demikian Azis. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved