INFO BPJN ACEH
Alhamdulillah, Jembatan Kutablang Resmi Dibuka
Alhamdulillah, pada Sabtu ini pembangunan jembatan sudah tuntas dan sudah dibuka untuk perlintasan kendaraan.
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Jembatan penghubung antarprovinsi di Kutablang, Bireuen, yang sempat putus akibat terjangan banjir pada akhir November 2025 lalu, resmi dapat dilintasi kembali.
Proses penyambungan jembatan dinyatakan selesai dan mulai dibuka untuk berbagai jenis kendaraan pada Sabtu (27/12/2025).
Sekitar pukul 10.30 WIB, jembatan resmi dibuka diawali dengan kendaraan roda dua dari arah barat ke timur, ratusan kendaraan melintasi jembatan tersebut, kemudian dilanjutkan dengan kendaraan roda empat dan juga truk besar.
Direktur Pembangunan Jembatan Dirjen Bina Marga, Rakhman Taufik ST MSc menjelaskan, percepatan perbaikan ini merupakan hasil kolaborasi solid sejak 9 Desember 2025 lalu.
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, TNI AD melalui Kodam Iskandar Muda, serta dukungan konstruksi dari PT Adhi Karya.
“Alhamdulillah, pada Sabtu ini pembangunan jembatan sudah tuntas dan sudah dibuka untuk perlintasan kendaraan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Bireuen untuk memasang rambu-rambu peringatan yang kami mohon agar dipatuhi oleh seluruh pengguna jalan,” ujar Rakhman.
Mengingat statusnya sebagai jembatan darurat, terdapat beberapa batasan teknis yang wajib diperhatikan.
Baca juga: Ekonomi Mulai Bergeliat, Warga Apresiasi BPJN Aceh atas Perbaikan Jalan ke Bener Meriah dan Takengon
Beban kendaraan yang melintas dibatasi maksimal 30 ton dengan ruang bebas vertikal (ketinggian) hanya 4 meter.
Selain itu, pengendara dilarang berhenti di atas jembatan dan diminta untuk tidak melintas secara beriringan atau terlalu rapat demi menjaga stabilitas struktur.
Wakazidam Iskandar Muda, Letkol Czi Surya Adi menyatakan rasa syukurnya atas selesainya jembatan ini.
Meski sudah fungsional, ia menyebutkan bahwa masih akan ada pekerjaan lanjutan berupa penguatan desain jembatan agar lebih kokoh di masa mendatang.
Peresmian jembatan yang ditunggu-tunggu masyarakat Aceh itu diawali dengan peusijuek dan doa bersama yang dipimpin oleh Tgk Jafar, Pimpinan Dayah Nurul Fata, Krueng Tingkeum.
Turut hadir, Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, perwakilan Adhi Karya, Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, Dandim Bireuen, Letkol Arh, Luthfi Novriadi, SE SSos MHan MSc, Kadis PUPR Bireuen dan ribuan warga yang sejak pagi menantikan jembatan dibuka.
Penantian Panjang Masyarakat
Kebahagiaan juga tampak dari PPK 1.3 Provinsi Aceh, Isnanda. Sebagai pihak yang mengawasi langsung di lapangan, ia merasa lega karena mobilitas angkutan kini kembali lancar.
Menurutnya, berfungsinya kembali jembatan ini sangat bermakna bagi masyarakat Aceh mengingat peran vitalnya sebagai urat nadi transportasi.
Saat ini, Kementerian PU bersama BPJN juga sedang fokus menyelesaikan perbaikan sejumlah jembatan lain di berbagai daerah yang turut terdampak banjir, dengan harapan seluruh akses transportasi yang putus dapat segera normal kembali.
Terimakasih BPJN Aceh dan Berbagai Pihak
Jalur transportasi nasional yang menghubungkan Banda Aceh dan Medan kini kembali normal setelah Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen, resmi tersambung dan dapat dilalui kembali oleh berbagai jenis kendaraan.
Rampungnya pengerjaan jembatan ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat setempat. Warga Gandapura, Mukhtar mengungkapkan rasa syukurnya karena tidak lagi harus bergantung pada jasa penyeberangan boat untuk bepergian ke pusat kota Bireuen maupun mengunjungi kerabat.
"Kami merasa lega dan tenang. Kerja keras tim dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, TNI, hingga Pemkab Bireuen benar-benar memberikan hasil yang sangat bermakna bagi masyarakat," ujar Mukhtar saat melihat langsung pembukaan jembatan tersebut.
Senada dengan warga, Keuchik Tingkeum Mayang, Ir Mawardi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan. Menurutnya, pemulihan akses jalan nasional ini merupakan kunci utama penggerak ekonomi di wilayah tersebut.
"Dengan terbukanya kembali akses ini, roda ekonomi dipastikan akan berjalan lancar. Pasokan kebutuhan pokok kini lebih mudah didistribusikan. Kami berharap harga sembako yang sempat melonjak akibat putusnya akses jalan dapat segera turun dan kembali normal," jelas Mawardi.
Sebelumnya, putusnya jembatan Krueng Tingkeum sempat menghambat mobilitas logistik, di mana banyak kendaraan pengangkut barang tertahan di kawasan Kutablang. Kini, dengan selesainya penyambungan jembatan, arus lalu lintas di jalur lintas timur Aceh tersebut telah dinyatakan lancar kembali.(*)
| Respons Cepat Kementerian PU, Jembatan Armco Gampong Salah Sirong Segera Dibangun |
|
|---|
| BPJN Aceh Bangun Jembatan Permanen Teupin Mane Akhir Januari 2026, Panjang 160 Meter |
|
|---|
| Ruas Jalan Gayo Lues–Aceh Tenggara Terdampak Longsor, Kementerian PU Targetkan Normal 7 Januari |
|
|---|
| BPJN Aceh Pulihkan Jalan Sp Uning–Owaq, Akses Aceh Tengah–Gayo Lues Kembali Terbuka |
|
|---|
| Kementerian PU Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Jembatan Rusak di Gayo Lues |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Alhamdulillah-Jembatan-Kutablang-Resmi-Dibuka.jpg)