Kamis, 30 April 2026

Berita Aceh Singkil

ASN Hanya Datang untuk Absen, Bupati Aceh Singkil Sebut Penghianat Negara

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon menyebut banyak aparatur sipil negara (ASN) di daerahnya datang ke kantor hanya untuk mengisi absen

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Dede Rosadi
APEL GABUNGA, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon pimpin apel gabungan ASN di jajarannya, Senin (5/1/2026). 

 Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon menyebut banyak aparatur sipil negara (ASN) di daerahnya datang ke kantor hanya untuk mengisi absen.

Setelahnya pulang tanpa memberikan  kontribusi apapun kepada daerah. 

Prilaku itu, sebutnya merupakan penghianatan terhadap negara dan Aceh Singkil.

"Banyak ASN datang pagi hanya untuk absen lalu pulang, siang datang absen lalu pergi, sore datang hanya untuk absen tanpa kontribusi apapun," kata Safriadi. 

"Prilaku ini penghianatan terhadap negara dan Aceh Singkil. Tidaklah berpikir anggaran yang dikeluarkan untuk menggaji saudara," tegas Safriadi saat pimpin apel gabungan ASN, perangkat imum mukim dan perangkat  kampong di Alun-alun Kota Singkil, Senin (5/1/2026).

Baca juga: Jembatan Ambruk di Dusun 4 Gosong Telaga Barat Aceh Singkil belum Ditangani

Menurut Safriadi, jika ASN datang hanya untuk absen, lebih baik mengundurkan diri saja. 

Sebab dirinya sebagai bupati tidak akan mempertahankan PPPK yang tidak mampu memberikan sumbangsih.

Hal serupa berlaku bagi pegawai negeri sipil (PNS). Ia menegaskan PNS yang tidak memberikan kontribusi kepada daerah akan diberhentikan. 

"Ini terus terang jangan mentang-mentang PNS tidak bisa diberhentikan, bisa diberhentikan. PNS jangan hanya pandai menuntut hak tapi abai kewajiban," tandas Oyon sapaan akrab Safriadi.

Dalam pandangannya, PNS yang pandai menuntut hak, tapi abai kewajiban merupakan perusak birokrasi.

Aceh Singkil sebutnya butuh aparatur yang menghadirkan solusi. Bukan malah menjadi masalah. 

Baca juga: Konflik AS dan Venezuela, Ini Awal Mula dan Alasan Dibalik Penangkapan Presiden Nicolas Maduro

PNS dan PPPK sudah melebihi kuota

Pada bagian lain Oyon, mengungkapkan bahwa jumlah PNS dan PPPK di daerahnya sudah melebihi kuota. 

Kendati demikian pihaknya tetap berupaya membayar gajinya. 

"Saya tidak ingin ada ASN, PPPK tidak terbayar gaji. Bila perlu tanggal 1 sudah gajian," kata Oyon. 

Terakhir ia ingatkan kepala dinas, camat kepala desa meningkatkan disiplin pegawai di jajarannya. 

Bila masih ada pegawai PPPK yang tidak disiplin, Oyon meminta segera lapor ke pihaknya agar kontrak kerjanya dibatalkan.(*)

Baca juga: Sebuah Benda Misterius Seberat 500 Kg Jatuh di Malaysia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved