Peristiwa
Nelayan Pidie Hilang di Laut, Dua Rekannya Selamat, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian
Seorang nelayan asal Gampong Gong, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Muhammad Irfan (23), dilaporkan hilang di laut setelah terseret gelomba
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Korban melaut bersama dua rekannya, yakni Alkindi (23) dan M Maliki (22), yang juga merupakan warga satu gampong.
- Ketiganya menggunakan boat dompeng untuk mencari ikan di perairan Kuala Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia
Muhammad Nazar | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Seorang nelayan asal Gampong Gong, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Muhammad Irfan (23), dilaporkan hilang di laut setelah terseret gelombang saat mencari ikan, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 15.27 WIB.
Korban melaut bersama dua rekannya, yakni Alkindi (23) dan M Maliki (22), yang juga merupakan warga satu gampong.
Ketiganya menggunakan boat dompeng untuk mencari ikan di perairan Kuala Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga.
Namun nahas, saat memasuki kuala, perahu yang mereka tumpangi tiba-tiba kandas dan oleng akibat dihantam ombak.
Muhammad Irfan yang saat itu berada di atas perahu terjatuh ke laut dan terseret arus.
Baca juga: Bentrok Brimob dan TNI di Buton Selatan, Sejumlah Personil Alami Luka Memar, Berakhir Damai
Dalam hitungan menit, korban hilang dari permukaan laut.
“Korban hingga hari ini, Senin (5/1/2026), belum ditemukan. Tim SAR masih terus melakukan pencarian,” kata Ketua SAR Pidie, Heri Saputra, didampingi Operator Satgas SAR Pidie, Muhammad Rizal, kepada Serambinews.com, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, tim yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri atas Satgas SAR Pidie sebanyak 10 personel, Basarnas Banda Aceh lima personel, TNI AL satu personel, BPBD Pidie, Polairud Sigli enam personel, Koramil Simpang Tiga dua personel, Polsek Simpang Tiga, Sabhara Polres Pidie dua personel, serta dibantu nelayan dan masyarakat setempat.
Menurut Heri, pencarian difokuskan di lokasi kejadian dengan menyisir perairan laut sekitar tempat korban diduga terjatuh.
Namun hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Pencarian masih terus dilakukan. Kita berdoa semoga korban segera ditemukan,” ujarnya.
Berdasarkan laporan keuchik setempat, kedua rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan.
Namun derasnya ombak membuat tubuh Muhammad Irfan dengan cepat terseret arus dan menghilang. (*)
| Anak Bunuh Ibu Tiri, Dibunyikan Musik Keras-keras agar Tidak Terdengar Rintihan Korban |
|
|---|
| Polisi Evakuasi Mayat dari Aliran Sungai Lae Soraya Subulussalam, Diduga Korban Hanyut |
|
|---|
| Kadus IV Geulumpang Payong Abdya Dilaporkan Hilang di Pegunungan Serah Panyang |
|
|---|
| Warga Kampung Paya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kota Fajar |
|
|---|
| Petani Aceh Timur Diterkam Buaya Saat Pulang Meladang, Perahu Terbalik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Nelayan-73uehe.jpg)