Berita Aceh Timur
Hari Ke-3 Pencarian Korban Terkaman Buaya di Sungai Peunaron Aceh Timur, Diperluas Hingga 2 KM
"Dua ruber boat itu bantuan dari pihak pemda yang diturunkan langsung ke lokasi serta satu perahu masyarakat, tim mulai begerak sejak pukul 8.00 WIB.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Hari ketiga pencarian Hasan (50), petani kebun yang hilang diterkam buaya di Lubuk Kanis, Sungai Peunaron, Aceh Timur, area pencarian diperluas hingga 2 kilometer.
- Pencarian dilakukan oleh tim gabungan & warga setempat menggunakan dua rubber boat & 1 perahu warga.
- Debit air sungai meningkat, sehingga tim harus ekstra hati-hati terhadap luapan banjir & keterbatasan penerangan.
- Hingga kini korban belum ditemukan, pencarian akan dilakukan maksimal 7 hari, dengan batas waktu 4 hari ke depan.
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Memasuki hari ketiga pencarian Hasan (50), petani kebun yang menjadi korban terkaman buaya di Lubuk Kanis, aliran sungai Peunaron, Aceh Timur, diperluas 2 kilometer (KM).
Area pencarian diperluas dengan menyisir aliran sungai Peunaron, untuk menemukan Hasan, proses pencarian pada Senin (5/1/2026) dilakukan oleh tim gabunan, Tim SAR Aceh Timur, Polisi dan TNI wilayah Peunaron serta diperbantukan oleh masyarakat setempat.
Camat Peunaron, Muhammad Ishak menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan menggunakan dua unit ruber boat dan satu perahu masyarakat. Tim menyusuri seluruh area sungai sejauh 2 kilometer dari titik lokasi pertama korban diterkam.
"Dua ruber boat itu bantuan dari pihak pemda yang diturunkan langsung ke lokasi serta satu perahu masyarakat, tim mulai begerak sejak pukul 8.00 WIB dan akan menyudahi pencar pada jam 18.00 WIB, ujarnya.
Proses pencarian saat malam hari akan dilakukan, jika kondisi di lapangan memungkinkan.
Pasalnya saat ini kondisi sungai Peunaron debit air kembali bertambah.
Hal ini menyebabkan tim pencari harus ekstra hati-hati terhadap luapan air sungai yang bisa menyebabkan banjir, ditambah lagi dengan kondisi lampu penerangan yang tidak memadai.
"Hingga saat ini korban masih belum ditemukan, dan tim masih terus mencari," tuturnya.
Proses pencarian akan dilakukan sampai tujuh hari, tim harus menemukan korban dalam waktu 4 hari ke depan, jika masih belum mendapatkan hasil maka pencarian akan dihentikan.
Namun bila ada permintaan dari keluarga dan ada tanda-tanda keberadaan, maka pencarian akan terus dilakukan sampai korban diketahui titik lokasinya.
Hilang Saat Meladang
Diberitakan sebelumnya bahwa petani bernama Hasan (50) hilang diterkam buaya, saat pulang meladang pada, Sabtu (3/1) sekitar pukul 16.00 WIB.
Hasan yang merupakan warga Dusun Dataran Indah, Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, menyeberangi sungai dengan anak dan keponakannya.
Hasan bersama anaknya Ali (25) dan keponakannya Aji (26), sedang dalam perjalanan pulang dari ladangnya menggunakan sampan.
Tiba di kawasan Lubuk Kanis, aliran sungai Peunaron, tiba-tiba seekor buaya mundur dari arah samping dan langsung menerkam Hasan, serangan mendadak itu membuat perahu mereka terbalik, hingga ketiga penumpang perahu jatuh ke dalam sungai. (*)
| Pekerja dan Kontraktor Medco E&P Malaka Salurkan 39 Hewan Kurban Idul Adha 1447 |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jaga Distribusi Energi Berjalan Aman di Aceh Timur |
|
|---|
| BBM Sempat Kosong di Beberapa SPBU Aceh Timur, Ini Penjelasan Patra Niaga |
|
|---|
| Kecamatan Julok Sembelih 143 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H |
|
|---|
| Kecamatan Julok Sembelih 143 Hewan Kurban Idul Adha 1447 Hijriah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/personil-gabungan-untuk-pencarian-hari-ketika-Hasan-korban-yang-diterkam-buaya.jpg)