Jumat, 10 April 2026

Berita Pidie

Terjatuh dari Boat Saat Melaut, Jasad Nelayan Pidie Ditemukan Terdampar di Pantai 

Jasad Muhammad Irfan (23), nelayan asal Gampong Gong, ditemukan terdampar di pantai Gampong Benteng, Sigli.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
angkapan Layar YouTube ABC News
NELAYAN HILANG DI LAUT – Tim SAR melakukan pencarian terhadap Muhammad Irfan (23), nelayan asal Gampong Gong, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, yang hilang di laut saat mencari ikan bersama dua rekannya, Senin (5/1/2026). FOR SERAMBINEWS.COM 

Ringkasan Berita:
  • Jasad Muhammad Irfan (23), nelayan asal Gampong Gong, ditemukan terdampar di pantai Gampong Benteng, Sigli.
  • Ia sebelumnya terjatuh dari boat dompeng saat melaut di Kuala Gigieng, Pidie, Minggu (4/1/2026).
  • Tim SAR bersama aparat dan warga mengevakuasi jasad korban ke RSUD Sigli sebelum dibawa ke rumah duka.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Jasad Muhammad Irfan (23), ditemukan meninggal di bibir pantai Gampong Benteng, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Senin (5/1/2026) sore sekitar pukul 15.28 WIB. 

Tubuh korban hanyut terseret ombak laut setelah terjatuh dari boat dompeng di Kuala Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Minggu (4/1/2026) sekira pukul 15.27 WIB. 

Muhammad Irfan terjatuh ke laut saat duduk di atas boat bersama dua rekannya Alkindi (23), dan M Maliki (22), ketika hendak mencari ikan di laut. 

Korban bersama dua temannya tercatat warga Gampong Gong, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.

"Jasat korban ditemukan warga yang terdampar di bibir di Gampong Benteng," kata Ketua SAR Pidie, Heri Saputra didampingi Ops Satgas SAR Pidie, Muhammad Rizal, kepada Serambinews.com, Senin (5/1/2026).

Kata Heri, jasad Muhammad Irfan awalnya ditemukan warga tergeletak di bibir pantai. 

Baca juga: Boat Nelayan Tenggelam di Perairan Dangkal Kawasan Muara Krueng Aceh, 400 Kg Ikan Diselamatkan

Tubuh korban terdampar bersama sampah di tepi laut. 

Jasad korban dievakuasi tim SAR, polisi, TNI, dan warga ke dalam ambulans untuk dibawa ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli untuk divisum.

"Setelah divisum, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan fardhu kifayah," jelasnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan keuchik, kronologis kejadian berawal korban terseret ombak laut.

Peristiwa ini bermula saat Muhammad Irfan bersama dua rekannya mencari ikan di laut Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Minggu (4/1/2026). 

Korban mencari ikan di laut menggunakan boat dompeng bersama temannya Alkindi dan M Maliki.

Baca juga: Boat Nelayan Tenggelam di Aceh Jaya, Pawang Masih Hilang, Satu Orang Selamat

Namun, saat memasuki Kuala Gigieng, entah bagaimana tiba-tiba boat yang ditumpangi kandas. Boat itu diduga oleng akibat dihantam ombak. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved