Berita Bener Meriah
Pasutri di Bener Meriah Tewas Berpelukan Bersimbah Darah
Saat itulah, mereka melihat seorang pria mengenakan baju hitam dan penutup kepala (sebo) melarikan diri ke arah dapur.
Ringkasan Berita:
- Warga Kampung Blang Tampu digemparkan oleh penemuan pasangan suami istri (pasutri) di kediaman mereka, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
- Kedua korban tergeletak di atas tempat tidur bersimbah darah. Sang istri ditemukan dalam posisi memeluk suaminya yang sudah tidak sadarkan diri.
- Kapolres Bener Meriah menyatakan, pihaknya telah bergerak cepat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), menyisir lokasi, dan memasang garis polisi.
SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Warga Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah digemparkan oleh penemuan pasangan suami istri (pasutri) di kediaman mereka, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Pasangan tersebut ditemukan bersimbah darah di dalam kamar, diserang pria bersebo.
Sang suami, HBT (26), dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sang istri, IYR (22), sempat kritis namun mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan rujukan menuju rumah sakit di Kabupaten Bireuen.
Pria Bersebo
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis ini bermula pada dini hari. Seorang tetangga korban, TM (39), mengaku sempat mendengar suara dentuman keras diikuti suara tangisan dari dalam rumah korban.
Awalnya, TM sempat mendekat untuk mengecek. Namun ia tidak melihat hal mencurigakan karena pintu depan masih tertutup rapat. Tak lama kemudian, ia kembali mendengar suara mencurigakan. Saat dicek kembali, pintu depan rumah korban sudah dalam keadaan terbuka.
“Saya melihat ada laki-laki berdiri di dalam rumah. Saat saya tanya dari jarak sekitar 5 meter menggunakan bahasa Gayo, orang tersebut menjawab bahwa sedang ada keributan rumah tangga,” ujar TM dalam keterangannya.
Merasa curiga, saksi kemudian menjemput rekannya untuk memeriksa rumah tersebut bersama-sama. Saat itulah, mereka melihat seorang pria mengenakan baju hitam dan penutup kepala (sebo) melarikan diri ke arah dapur.
Kondisi Korban
Saat para saksi masuk dan membuka tirai kamar, mereka mendapati pemandangan memilukan. Kedua korban sudah tergeletak di atas tempat tidur bersimbah darah. Sang istri ditemukan dalam posisi memeluk suaminya yang sudah tidak sadarkan diri.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera mencari bantuan medis. Kedua korban dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Muyang Kute. Pihak medis menyatakan sang suami telah meninggal dunia, sedangkan istrinya meninggal dunia setelah sempat berjuang melewati masa kritis saat akan dirujuk.
Lacak Pelaku
Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, menyatakan, pihaknya telah bergerak cepat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), menyisir lokasi, dan memasang garis polisi. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta mengambil keterangan dari saksi kunci. Saat ini, tim Opsnal tengah dikerahkan untuk melacak keberadaan terduga pelaku.
"Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi keji ini," tegas AKBP Aris Cai Dwi Susanto. Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif Satreskrim Polres Bener Meriah.(bustami)
Berita Bener Meriah
Kasus Pembunuhan
Pasutri di Bener Meriah Tewas
Kasus Pembunuhan Pasutri di Bener Meriah
Dirampok Pria Bersebo
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Jalan Enang-Enang Masih Lumpuh |
|
|---|
| Kawanan Gajah Masuk Permukiman, Rusak Rumah dan Tanaman Warga |
|
|---|
| Tagore Desak RSUD Layani Semua Pasien Tanpa Pandang Kasta Desil |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRA Tanggung Biaya Rujukan Bayi Penderita Gagal Hati asal Bener Meriah ke RSCM Jakarta |
|
|---|
| Kemenkop Bantu Alat Pertanian dan Sembako untuk Pemulihan Ekonomi di Bener Meriah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan-5.jpg)