Berita Nagan Raya
BPMA Turunkan Tim ke Lokasi, Gelembung Gas di Nagan Diduga Gas Rawa
BPMA menurunkan tim ke Kabupaten Nagan Raya menyusul kemunculan gelembung gas yang sempat menghebohkan warga pascabanjir
Ringkasan Berita:
- BPMA menurunkan tim ke Kabupaten Nagan Raya menyusul kemunculan gelembung gas yang sempat menghebohkan warga dalam beberapa hari terakhir pascabanjir.
- Berdasarkan pemeriksaan awal, BPMA menyimpulkan sementara bahwa gelembung gas tersebut diduga merupakan gas rawa.
- Himbawan untuk masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar lokasi temuan hingga hasil pemeriksaan lanjutan diumumkan secara resmi.
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menurunkan tim ke Kabupaten Nagan Raya menyusul kemunculan gelembung gas yang sempat menghebohkan warga dalam beberapa hari terakhir pascabanjir.
Tim BPMA yang dipimpin langsung Kepala BPMA, Nasri Djalal, turun ke Gampong Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Selasa (6/1/2026). Tim turut didampingi Bupati Nagan Raya, Dr. TR Keumangan, Wakil Bupati Raja Sayang, sejumlah kepala SKPK, Kapolsek Darul Makmur, Danramil Darul Makmur, serta aparatur desa setempat.
Di lokasi, tim melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah titik gelembung gas yang muncul di pinggir sungai Gampong Gunong Cut, wilayah yang sebelumnya terdampak banjir besar pada 26 November 2025 lalu.
Berdasarkan pemeriksaan awal, BPMA menyimpulkan sementara bahwa gelembung gas tersebut diduga merupakan gas rawa. Meski demikian, BPMA memastikan akan menurunkan tim ahli untuk melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan apakah terdapat kandungan gas alam atau tidak.
“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan informasi yang beredar terkait dugaan gas alam. Dari hasil pemeriksaan sementara, kemungkinan besar ini adalah gas rawa,” kata Nasri Djalal kepada wartawan.
Namun demikian, Nasri menjelaskan pihaknya masih akan menelusuri sejauh mana sebaran gas tersebut. Berdasarkan temuan sementara, gelembung gas teridentifikasi di sekitar 20 titik di lokasi. “Kami juga sudah melakukan pengecekan menggunakan multi gas detector dan tidak menemukan adanya kandungan H S. Meski begitu, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan apakah ini murni gas rawa atau memiliki potensi gas alam,” jelasnya.
BPMA mengimbau masyarakat untuk sementara tidak mendekati lokasi gelembung gas yang telah dipasangi garis polisi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penelitian berlangsung.
Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dari gas rawa? Gas rawa adalah gas yang terbentuk dari pembusukan bahan organik (seperti tumbuhan atau lumpur) di daerah tergenang air seperti rawa, sawah, danau, atau tanah berlumpur, dalam kondisi minim oksigen.
Secara ilmiah, gas rawa didominasi metana (CH ), kadang bercampur hidrogen sulfida (H S) yang berbau telur busuk. Ciri-cirinya antara lain bisa keluar dari tanah atau air berupa gelembung, mudah terbakar bila terkumpul, kadang menimbulkan bau menyengat, dan di beberapa tempat tampak seperti api kecil jika tersulut.
Sementara itu, Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, mengapresiasi langkah cepat BPMA yang turun langsung ke lapangan menindaklanjuti fenomena tersebut. “Sebagaimana hasil sementara dari BPMA, gelembung ini diduga merupakan gas rawa. Namun kami berharap adanya pemeriksaan lanjutan agar diperoleh kesimpulan yang pasti,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar lokasi temuan hingga hasil pemeriksaan lanjutan diumumkan secara resmi.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Nagan Raya dikejutkan dengan kemunculan gelembung gas di pinggir sungai Desa Gunong Cut. Gelembung tersebut ditemukan di sejumlah titik dan sempat menimbulkan api membesar saat dicoba dibakar menggunakan korek api, sehingga memunculkan dugaan adanya gas alam.
Menindaklanjuti temuan itu, Polsek Darul Makmur dan Koramil Darul Makmur bersama aparatur desa telah turun ke lokasi untuk memastikan kondisi lapangan serta memasang garis polisi. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga telah melaporkan fenomena tersebut kepada Dinas ESDM Aceh dan BPMA untuk penanganan lebih lanjut.(riz)
Berita Nagan Raya
Pemkab Nagan Selidiki Kemunculan Gelembung Gas
Penemuan Gelembung Gas
gelembung gas
BPMA Turunkan Tim ke Lokasi Gelembung Gas
Gelembung Gas di Nagan Diduga Gas Rawa
Nasri Djalal Kepala BPMA
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Wakil Ketua Golkar Nagan Raya Khuwailid Meninggal di RSUZA Banda Aceh |
|
|---|
| Kemenpar dan Anggota DPR RI Sosialisasi Penyelenggaraan Event Berbasis Kearifan Lokal di Nagan |
|
|---|
| Nagan Raya Gelar Musrenbang RKPK 2027, Bupati TRK Tekankan Peningkatan PAD |
|
|---|
| Bupati TRK Sebut Dana TKD Pemerintah Aceh untuk Nagan Raya Rp 2 Miliar Sangat Minim |
|
|---|
| Pemkab Nagan Gali Sumber PAD Baru, Godok Perbup Retribusi Pengunaan TKA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Pengelola-Minyak-dan-Gas-Aceh-BPMA-Nasri-Djalal-SE-Ak-MS-Ak-CA.jpg)