Sabtu, 25 April 2026

Haba BPJN Aceh

BPJN Aceh Fungsikan Jembatan Bailey Umah Besi Gajah Putih Mulai Hari Ini

Jembatan sementara tersebut dibuka untuk lalu lintas guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tengah Aceh.

Editor: IKL
for serambinews
BPJN Aceh Fungsikan Jembatan Bailey Umah Besi Gajah Putih Mulai Hari Ini 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Aceh memfungsikan jembatan Bailey di kawasan Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih, mulai Kamis (8/1/2026). 

Jembatan sementara tersebut dibuka untuk lalu lintas guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tengah Aceh.

Kepala Satker PJN Wilayah III Aceh, Azis, mengatakan saat ini terdapat dua jembatan sementara yang difungsikan di lokasi tersebut, yakni jembatan fungsional yang telah digunakan masyarakat pascabencana serta jembatan Bailey yang mulai dibuka hari ini.

“Mulai hari ini jembatan Bailey Timang Gajah sudah open traffic. Di lokasi ada dua jembatan sementara, yaitu jembatan fungsional dan jembatan Bailey. Keduanya difungsikan dua arah untuk mendukung konektivitas,” ujar Azis.

BPJN Aceh Fungsikan Jembatan Bailey Umah Besi Gajah Putih Mulai Hari Ini

Ia menjelaskan, pengoperasian jembatan Bailey ini merupakan bagian dari upaya pemulihan jalur nasional Bireuen–Bener Meriah–Takengon yang sebelumnya terdampak longsor dan banjir bandang pada akhir 2025.

Baca juga: BPJN Pasang Portal Kontrol di Cot Keutapang Bireuen, Antisipasi Truk Bertonase Tinggi

Baca juga: BPJN Aceh Tambal Lubang di Jalan Lintas Tapaktuan–Samadua

Dengan berfungsinya dua jembatan sementara tersebut, mobilitas warga serta distribusi logistik di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya diharapkan kembali berjalan lancar secara bertahap.

Meski demikian, BPJN memberlakukan pembatasan beban kendaraan yang melintas di jembatan Bailey, yakni maksimal 15 ton.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar mematuhi batas beban maksimal 15 ton demi keselamatan bersama dan menjaga keawetan jembatan sementara,” tegas Azis.

BPJN juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jembatan, khususnya pada kondisi cuaca hujan, mengingat struktur jembatan masih bersifat sementara dan kondisi tanah di sekitar lokasi berpotensi licin.

Dengan dibukanya akses ini, BPJN berharap aktivitas ekonomi, distribusi kebutuhan pokok, serta mobilitas masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya dapat terus pulih. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved