Berita Aceh Timur

Puting Beliung Terjang Aceh Timur, Dayah hingga  Rumah Rusak

Informasi didapatkan Serambinews.com, bencana alam ini mengakibatkan kerusakan fasilitas pendidikan agama di Kecamatan Julok hingga hancurnya...

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Foto: kiriman warga
Angin puting beliung menerjang komplek Dayah Nurul Muarif di Gampong Buket Seuraja, Kamis (8/1/2026).  

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Aceh Timur pada Kamis (8/1/2026) siang.

Informasi didapatkan Serambinews.com, bencana alam ini mengakibatkan kerusakan fasilitas pendidikan agama di Kecamatan Julok hingga hancurnya rumah warga di Kecamatan Darul Falah.

Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Afifullah menjelaskan, di Kecamatan Julok, angin puting beliung dilaporkan menerjang kawasan Gampong Buket Seuraja sekitar pukul 15.00 WIB.

Pusaran angin yang terjadi di tengah hujan deras tersebut menyasar kompleks Dayah Nurul Mua’rif milik Abi Ramli.

Kerusakan di lokasi tersebut meliputi satu unit rumah dewan guru dan dua unit balai pengajian.

Selain di Buket Seuraja, fenomena alam ini juga sempat mengejutkan warga di Gampong Ule Ateung.

Warga setempat terpaksa menghentikan seluruh aktivitas dan berlindung di dalam rumah, untuk menghindari material yang berterbangan akibat kuatnya embusan angin.

Baca juga: VIDEO Detik-detik Angin Puting Beliung Genting Rumah Berterbangan

Pohon Kelapa Tumbang ke Rumah Warga

Angin puting beliung menerjang komplek Dayah Nurul Muarif di Gampong Buket Seuraja, Kamis (8/1/2026). 
Angin puting beliung menerjang komplek Dayah Nurul Muarif di Gampong Buket Seuraja, Kamis (8/1/2026).  (Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO)

Sementara itu, di Kecamatan Darul Falah, cuaca buruk membuahkan musibah bagi keluarga Rauyani, warga Gampong Keudundong.

Sekitar pukul 14.00 WIB, satu unit rumah miliknya dilaporkan hancur total setelah dihantam pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang.

"Proses perbaikan untuk dua rumah yang diterjang angin puting beliung mulai dilakukan secara gotong royong dan debit air di lokasi tersebut berangsur menurun," ujarnya.

Hingga saat ini, BPBD Aceh Timur terus melakukan pendataan lengkap mengenai total kerugian materiil.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam rangkaian peristiwa ini.

Masyarakat diimbau untuk tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi selama musim penghujan.

 Warga diminta segera melapor kepada aparat gampong atau pihak berwenang, jika melihat tanda-tanda bencana atau membutuhkan bantuan darurat.(*)

 

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved