Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Selatan

Pulang dari Tiongkok, dr. Emil Perkuat Layanan Kateterisasi Jantung di RSUDYA

Setelah menyelesaikan pendidikan dan pengembangan keilmuan di Tiongkok, dr. Emil Fathoni, Sp.JP-FIHA, akhirnya kembali mengabdi di Aceh Selatan

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Setelah menyelesaikan pendidikan dan pengembangan keilmuan di Tiongkok, dr. Emil Fathoni, Sp.JP-FIHA, akhirnya kembali mengabdi di kampung halamannya Aceh Selatan. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Setelah menyelesaikan pendidikan dan pengembangan keilmuan di Tiongkok, dr. Emil Fathoni, Sp.JP-FIHA, akhirnya kembali mengabdi di kampung halamannya Aceh Selatan.

Kepulangannya menjadi momentum bagi peningkatan layanan kesehatan jantung khususnya pada bidang kardiologi intervensi dan kateterisasi koroner jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tersebut akan bergabung dengan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan

Ia akan berperan untuk memperkuat pelayanan diagnosis serta tata laksana penyakit jantung.

Terutama penyakit jantung koroner, melalui layanan kateterisasi dan intervensi koroner berbasis standar medis terkini.

Baca juga: Plafon Ruang Inap RSUDYA Tapaktuan Ambruk, Ibu dan Bayi Nyaris Tertimpa

Berbekal kompetensi, pengalaman klinis, serta paparan sistem layanan kardiovaskular modern selama pendidikan di luar negeri, dr. Emil diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan layanan jantung yang lebih komprehensif, efektif, dan berkesinambungan bagi masyarakat Aceh Selatan.

“Saya bersyukur dapat kembali mengabdi di Aceh Selatan. Harapan saya, ke depan layanan jantung khususnya intervensi dan kateterisasi koroner dapat segera aktif, terus berkembang, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar dr. Emil, Kamis (8/1/2026).

Pihak rumah sakit sambut baik

Pihak RSUDYA Tapaktuan dan masyarakat menyambut baik kepulangan dr. Emil.

Baca juga: Kerja Sama Baitul Mal Aceh dengan RSUDZA, 36 Kaki Palsu Dibagikan Kepada Warga Kurang Mampu

Baca juga: Wanita Beungga Tangse Sarlina Sari Raih Gelar Doktor di Universitas Indonesia

“Jelas sangat berbahagia dengan adanya putra daerah yang sudah bisa melakukan intervensi penyakit jantung otamatis membantu masyarakat Aceh selatan khusunya dan masyarakat wilayah regional RSUDYA umumnya,” kata Direktur RSUDYA Tapaktuan dr Erizaldi, kepada Serambi, Jum’at (9/1/2026).

Lebih lanjut, katanya, RSUDYA saat ini juga sudah mempunyai ahli neurologi intervensi yakni dr Mira Arianti, M.Ked (Neu), Sp.N.,FINA.

“Kita juga sudah mempunyai ahli neurologi intervensi sehingga kedua spesialis ini lebih meringankan masyarakat kita, sehingga insyaallah tidak perlu lagi rujuk ke Banda Aceh lagi,”pungkasnya.

Baca juga: Disetujui Pusat, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I Lakukan Kredensialing Cathlab di RSUDYA

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved