Kamis, 23 April 2026

Berita Pidie Jaya

Jembatan Gantung Garuda di Blang Awe Pidie Jaya Rampung, Dibangun TNI 30 Hari

Dengan demikian, Desa Seunong yang terletak di kaki bukit tidak lagi terisolir. Saat ini, warga Seunong mengungsi di gampong tetangga.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
JEMBATAN GANTUNG - Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, didampingi Dandim 0102 Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, melintasi jembatan gantung Garuda di Pidie Jaya, Jumat (9/1/2026). Jembatan itu menghubungkan Blang Awe dengan Seunong telah rampung dikerjakan. 

Ringkasan Berita:
  • Jembatan Gantung Garuda 150 meter menghubungkan Desa Blang Awe dan Desa Seunong, Pidie Jaya, rampung dan resmi dibuka Jumat (9/1/2026), sehingga Desa Seunong tidak lagi terisolir.
  • Jembatan bantuan Presiden RI melalui Kemenhan ini dibangun Satgas Gulbencal TNI selama sekitar 30 hari dan kini menjadi akses vital warga.
  • Pemerintah daerah dan warga mengapresiasi pembangunan jembatan yang dinilai memperlancar mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Jembatan Gantung Garuda menghubungkan Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, dengan Desa Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Jumat (9/1/2026) rampung dikerjakan. 

Dengan demikian, Desa Seunong yang terletak di kaki bukit tidak lagi terisolir. Saat ini, warga Seunong mengungsi di gampong tetangga. 

Rampungnya pembangunan jembatan itu menjadi tonggak penting, yang membuka kembali akses vital antar dua desa yang sebelumnya terpisah akibat kendala geografis.

Pembukaan perdana jembatan itu dilakukan Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, SSos, bersama Bupati Pidie Sibral Malasyi, MA dan Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK. 

Ketiganya secara simbolis menjajal jembatan tersebut sebagai tanda bahwa fasilitas publik itu telah siap digunakan masyarakat sebagai sarana penyeberangan. 

"Jembatan gantung Garuda telah rampung 100 persen dan siap difungsikan," kata Dandim 0102 Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, Jumat (9/1/2026). 

Baca juga: VIDEO - Kasad Resmikan Jembatan Bailey di Umah Besi, Bener Meriah

Ia menjelaskan, jembatan gantung itu selama ini menjadi harapan besar warga, mengingat sebelumnya masyarakat harus menempuh jalur memutar mencapai 8  Km saat melakukan aktivitas.

Baik untuk menjual hasil pertanian dan perkebunan. Juga anak-anak pergi ke sekolah. 

Kata Dandim 0102 Pidie, jembatan gantung Garuda merupakan bantuan Presiden RI melalui Kementerian Pertahanan RI.

Proses pekerjaan dilakukan Satgas Gulbencal TNI dengan melibatkan prajurit Kodim 0102/Pidie, Yonif TP 857/GG, Yonif TP 836/BY dan Tim VRI Kementerian Pertahanan.

“Pembangunan jembatan itu dikerjakan secara intensif, siang dan malam. Dalam waktu sekitar 30 hari, jembatan dengan panjang 150 meter dan lebar 1,20 meter ini berhasil diselesaikan 100 persen," sebutnya.

Dikatakan, saat ini jembatan itu telah dibuka untuk dilintasi masyarakat, termasuk sebagai akses anak-anak menuju sekolah.

Baca juga: Penasihat Khusus Presiden Apresiasi Nasionalisme Orang Aceh, Ini Alasannya

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, MA, mengatakan, apresiasi dan terimakasih kepada Presiden RI terhadap pembangunan infrastruktur di Pidie Jaya

Peran TNI dan Tim VRI Kementerian Pertahanan yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved