Pemulihan Aceh
BPBD Aceh Timur Pastikan Lokasi Huntara Aman dari Longsor dan Ambles
emerintah Kabupaten Aceh Timur menegaskan bahwa keselamatan pengungsi korban banjir bandang menjadi prioritas utama dalam pembangunan
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI –
Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang di Aceh Timur tidak langsung dilakukan, meski kebutuhan tempat tinggal mendesak. Pemerintah daerah memilih menahan pembangunan hingga uji geologi memastikan lokasi benar-benar aman dari ancaman bencana susulan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, menegaskan langkah tersebut diambil untuk mencegah risiko longsor dan ambles, terutama di wilayah bantaran sungai yang sebelumnya diterjang banjir bandang.
Baca juga: Waskita-Danantara Serahkan 600 Huntara ke Aceh Tamiang
Menurutnya, pengalaman bencana menunjukkan bahwa pembangunan di kawasan rawan tanpa kajian teknis justru berpotensi menimbulkan korban baru. Karena itu, pemerintah daerah menunggu hasil pemetaan struktur tanah oleh tim geologi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Keselamatan pengungsi menjadi pertimbangan utama. Huntara tidak boleh dibangun di lahan yang berisiko,” ujar Syahrizal, Minggu (11/1/2026).
Ia menjelaskan, tidak semua lahan kosong dapat dijadikan lokasi hunian sementara. Diperlukan analisis geoteknik, termasuk daya dukung tanah dan sistem resapan air, agar Huntara layak dan aman ditempati.
Meski jadwal kedatangan tim teknis belum dipastikan, pemerintah memastikan seluruh kawasan bantaran sungai akan dipetakan sebagai prioritas. Sambil menunggu hasil kajian, sejumlah Huntara yang dinilai relatif aman mulai dibangun secara bertahap.(*)
| SMAN 1 Peulimbang Direvitalisasi, Siswa Belajar Sementara di SMPN 1 Peulimbang |
|
|---|
| Kutip Hadih Maja, Safrizal Ajak Aceh Bangun Harmoni dengan Alam |
|
|---|
| Kunjungi Pidie Jaya, Wamen Diktisaintek Apresiasi Dampak Nyata Pengabdian USK di Kawasan Bencana |
|
|---|
| Jembatan Apung Kepala Hiu Peusangan Beroperasi, Menghubungkan Pante Lhong dengan Pante Baro Kumbang |
|
|---|
| Fasilitas Olahraga Rusak Dihantam Banjir, Aceh Tamiang Gagal Jadi Tuan Rumah Event Bergengsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pembangunan-hunian-sementara-huntara-di-Aceh-dan-Sumatera-Utara.jpg)