Rabu, 3 Juni 2026

Pemulihan Aceh

BPBD Aceh Timur Pastikan Lokasi Huntara Aman dari Longsor dan Ambles

emerintah Kabupaten Aceh Timur menegaskan bahwa keselamatan pengungsi korban banjir bandang menjadi prioritas utama dalam pembangunan

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Ansari Hasyim
Istimewa/Dok. Kementerian PU
Pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – 

Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang di Aceh Timur tidak langsung dilakukan, meski kebutuhan tempat tinggal mendesak. Pemerintah daerah memilih menahan pembangunan hingga uji geologi memastikan lokasi benar-benar aman dari ancaman bencana susulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, menegaskan langkah tersebut diambil untuk mencegah risiko longsor dan ambles, terutama di wilayah bantaran sungai yang sebelumnya diterjang banjir bandang.

Baca juga: Waskita-Danantara Serahkan 600 Huntara ke Aceh Tamiang

Menurutnya, pengalaman bencana menunjukkan bahwa pembangunan di kawasan rawan tanpa kajian teknis justru berpotensi menimbulkan korban baru. Karena itu, pemerintah daerah menunggu hasil pemetaan struktur tanah oleh tim geologi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Keselamatan pengungsi menjadi pertimbangan utama. Huntara tidak boleh dibangun di lahan yang berisiko,” ujar Syahrizal, Minggu (11/1/2026).

Ia menjelaskan, tidak semua lahan kosong dapat dijadikan lokasi hunian sementara. Diperlukan analisis geoteknik, termasuk daya dukung tanah dan sistem resapan air, agar Huntara layak dan aman ditempati.

Meski jadwal kedatangan tim teknis belum dipastikan, pemerintah memastikan seluruh kawasan bantaran sungai akan dipetakan sebagai prioritas. Sambil menunggu hasil kajian, sejumlah Huntara yang dinilai relatif aman mulai dibangun secara bertahap.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved