Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bireuen

Kantor Camat Peusangan Selatan Pindah Darurat ke Ruko

Camat Peusangan Siblah Kreung, Afrizal mengatakan, kantor camat sudah mulai bersih di dalamnya, karena telah dibantu

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/Yusmandin Idris
Kantor Sementara – Satu ruko di depan kantor Camat Peusangan Siblah Krueng, Bireuen sebagai kantor camat sementara. SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS 

Camat Peusangan Siblah Kreung, Afrizal mengatakan, kantor camat sudah mulai bersih di dalamnya, karena telah dibantu

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kantor Camat Peusangan Siblah Krueng, Bireuen yang berlokasi di Desa Lueng Daneun, kecamatan setempat sejak dua hari setelah banjir hingga Sabtu (10/1/2026) pindah darurat ke salah satu ruko sederhana di depan kantor camat

Satu ruangan tersebut hanya ada satu papan, beberapa meja dan kursi, camat juga menempati salah satu meja. 

Pindahnya aktivitas pelayanan ke ruko disebabkan kantor camat masih dipenuhi endapan lumpur tebal, bagian dalam sudah bersih sekitar 80 persen, sedangkan bagian luar masih penuh dengan lumpur. 

Amatan Serambinews.com, halaman depan masih ada air tergenang, lumpur tebal di halaman dan bagian sekeliling kantor. 

Pembersihan terlihat sudah berjalan, namun lumpur masih tebal memerlukan alat berat agar cepat bersih. 

Camat Peusangan Siblah Kreung, Afrizal mengatakan, kantor camat sudah mulai bersih di dalamnya, karena telah dibantu tim relawan dari ASN provinsi Aceh beberapa hari lalu.

“Relawan ASN dari provinsi Aceh berjumlah 118 orang mereka membawa lima excavator, satu unit dozer dan lima unit dump truck melakukan pembersihan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng termasuk di kantor camat selama dua hari” ujarnya. 

Hasil gotong royong di kantor camat sudah bersih sekitar 80 persen dan dilanjutkan pembersihan setiap hari bersama pegawai, dibantu keuchik dan sekdes. 

Walaupun sudah bersih ruangan namun belum dapat digunakan karena halaman masih becek dan berair, bila masuk ruangan ada papan sebagai jalan untuk masuk ruangan. 

Dalam ruangan katanya tidak ada fasilitas meja dan kursi, semua habis rusak karena ketinggian air saat banjir bandang waktu itu mencapai 3 meter lebih, semua tidak dapat digunakan karena hancur dan rusak terpaksa dibuang ke tempat sampah. 

“Kantor camat tinggal bangunan saja dan duduk di lantai,” ujarnya. 

Pelayanan sejak beberapa waktu lalu menempati satu ruko sebagai pusat pelayanan publik sementara, kursi dan meja milik warung kopi pinjam sementara.

Peralatan kantor mulai meja, kursi, laptop dan lainnya tidak ada lagi, apabila ada surat menyurat kawan-kawan pegawai harus ke Pakisco Peusangan, karena di keude kecamatan juga tidak ada rental komputer.

“Kawan-kawan pegawai kita utus ke Pakisco membuat surat maupun print, tanda tangan ya disini kantor sementara,” ujarnya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved