Berita Bireuen

Jembatan Kutablang Ditutup Lagi, Ini Penyebabnya

Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen, kembali ditutup Jumat pagi setelah dua papan lantainya rusak akibat truk bermuatan lebih.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Jembatan Ditutup - Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang, Bireuen Jumat (16/2/2026) pagi ditutup kembali, apabila perbaikan selesai Jumat siang akan dibuka kembali. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen lintasan Banda Aceh-Medan ditutup lagi pada pagi Jumat (16/1/2026) untuk kendaraan roda empat maupun roda dua.

Ditutup jembatan tersebut karena ada dua papan lantai dari pelat beton rusak. 

Apabila pekerjaan pergantian papan lantai selesai dilakukan,  jembatan akan dibuka kembali sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (16/1/2026).

Ditutupnya jembatan karena ada dua papan lantai jembatan bailey rusak lagi setelah dilintasi truk bermuatan lebih dari 30 ton.

Informasi diperoleh Serambinews.com, sejak pagi Jumat jembatan sudah ditutup karena ada pergantian papan lantai bailey yang rusak.

Kendaraan dari berbagai arah dialihkan ke jalur alternatif Jembatan Awe Geutah Paya Teupin Reudep Peusangan Selatan. 

Pemberitahuan agar tidak melintas baik roda dua maupun roda empat ditempatkan pembatas di pintu masuk ke jembatan.

Kendaraan jenis minibus dari arah Peusangan yang tiba di jembatan segera putar balik ke Peusangan dan melewati jembatan alternatif di Peusangan Selatan. 

Baca juga: Bertepatan Isra Miraj, Harga Emas Antam Hari Ini 16 Januari 2026 Naik atau Turun? Berikut Daftarnya

Baca juga: Pemerintah Aceh Akui Rp 21 M Lebih Dana BTT 2025 Tak Habis Dibelanjakan

Sedangkan truk terlihat bertahan dan antrean dekat jembatan.

Begitu juga kendaraan dari arah timur langsung masuk ke Desa Kulu sebelah kiri jalan ke Lueng Daneun ke Awe Geutah Paya.

Amatan Serambinews.com di lokasi, puluhan  petugas dari PT Adhi Karya, dan Zeni Kodam (Zidam) Iskandar Muda dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dan satu unit alat berat mengganti dua lantai rusak.

Asisten Barang Milik Negara (BMN), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin mengatakan, dua lantai jembatan pada  segmen 8  patah diduga ada kendaraan melintas dengan muatan lebih atau over load.  

"Dugaan ada truk bawa semen atau truk CPO melintas melebihi 30 ton, dua papan patah lagi maka segera diperbaiki dengan mengganti lantai lain," ujarnya.

Perbaikan sedang dilakukan dengan mengganti lantai yang rusak, apabila tidak ada halangan siang ini atau sekitar pukul 12.00 WIB pekerjaan selesai jembatan akan dibuka lagi.

Fachruddin meminta semua pihak terutama truk barang untuk mematuhi agar muatan tidak overload.

"Semalam ada truk membawa semen dengan muatan lebih. Dampaknya lantai rusak lagi," ujarnya. 

Ia meminta semua pihak untuk mematuhi ketentuan saat melintas jembatan agar muatan dan kendaraan tidak lebih dari 30 ton. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved