Minggu, 19 April 2026

Kegiatan Sosial

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid Portable di Pante Lhong

Setelah sukses memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hibrid di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HO
PLTS PORTABLE - Dosen Umuslim bersama Lazismu Bireuen melakukan pengabdian memasang paket PLTS hibrid portable di Pante Lhong Peusangan Bireuen, Sabtu (17/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Desa Pante Lhong merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat bencana banjir. Kehadiran PLTS portable tersebut menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan penerangan warga yang kini tinggal di hunian darurat.
  • Ketua tim pengabdian Umuslim, Prof Dr Halus Satriawan SP MSi, kepada Serambinews.com, Minggu (18/1/2026), mengatakan bahwa pemasangan PLTS di Pante Lhong dilaksanakan melalui kemitraan dengan Lazismu Kabupaten Bireuen.

 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Setelah sukses memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hibrid di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, tim dosen Universitas Almuslim (Umuslim) kembali melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memasang paket PLTS hibrid portable di Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (17/1/2026).

Desa Pante Lhong merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat bencana banjir. Kehadiran PLTS portable tersebut menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan penerangan warga yang kini tinggal di hunian darurat.

Ketua tim pengabdian Umuslim, Prof Dr Halus Satriawan SP MSi, kepada Serambinews.com, Minggu (18/1/2026), mengatakan bahwa pemasangan PLTS di Pante Lhong dilaksanakan melalui kemitraan dengan Lazismu Kabupaten Bireuen.

Tim pengabdian Umuslim terdiri atas Prof Dr Halus Satriawan bersama anggota tim Dr Imam Muslem R MKom dan Dr Muhammad Yanis MT, serta didampingi Khairunnisak MPd. Dengan terpasangnya PLTS tersebut, warga terdampak banjir tampak lega karena kini telah memiliki sumber penerangan di lokasi hunian darurat.

Menurut Prof Halus Satriawan, pendanaan PLTS portable ini juga didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melalui skema pengabdian kepada masyarakat tanggap darurat bencana.

“Paket PLTS hibrid portable ini dihadirkan sebagai solusi penerangan bagi warga terdampak banjir dalam kondisi darurat,” ujar Prof Halus Satriawan selaku ketua tim program pengabdian masyarakat Umuslim.

Sementara itu, anggota tim Dr Imam Muslem R MKom menjelaskan bahwa sistem PLTS di Pante Lhong berbeda dengan yang dipasang di Dusun Bivak. PLTS di Pante Lhong bersifat portable sehingga mudah dipindahkan dan digunakan di berbagai lokasi darurat yang membutuhkan pasokan listrik.

“Konsepnya inovatif dan mudah dibawa. Biasanya inverter dipasang permanen di dinding, namun untuk PLTS portable ini pengelolaannya kami serahkan kepada Lazismu Bireuen agar dapat dimanfaatkan di berbagai lokasi bencana,” jelasnya.

PLTS hibrid portable tersebut dipasang di kawasan hunian darurat Desa Pante Lhong dengan spesifikasi daya 3.200 watt menggunakan smart inverter. Sistem ini mampu memenuhi kebutuhan penerangan bagi sekitar 40 kepala keluarga.

Di Desa Pante Lhong, Lazismu Bireuen bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) telah membangun 48 unit hunian darurat bagi 48 keluarga terdampak. Sekitar 20 keluarga kehilangan rumah akibat banjir, sementara sebagian lainnya tidak lagi layak huni karena tertimbun material pasir atau berada di daerah aliran sungai (DAS) sehingga dinilai tidak aman untuk ditempati kembali.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved