Rabu, 22 April 2026

Kegiatan Sosial

FISIP USK Nilai PT Mifa Berkontribusi Kembangkan Pendidikan di Aceh

PT Mifa Bersaudara menyerahkan bantuan laboratorium Ilmu Komunikasi kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
FOTO BERSAMA - Dekan FISIP USK, Prof Mahdi Syahbandir beserta jajaran, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Gading, dan manajemen PT Mifa Bersaudara berfoto bersama usai peresmian laboratorium Ilmu Komunikasi berupa studio podcast di kampus setempat, Banda Aceh, Senin (20/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana praktik sekaligus wadah pengembangan kreativitas mahasiswa, termasuk melalui studio podcast yang tersedia di dalam laboratorium.
  • Dekan FISIP USK, Prof Dr Mahdi Syahbandir SH MHum, mengapresiasi bantuan dari PT Mifa. Menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga mendukung pengembangan pendidikan di Aceh.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – PT Mifa Bersaudara menyerahkan bantuan laboratorium Ilmu Komunikasi kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK), Senin (20/4/2026).

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana praktik sekaligus wadah pengembangan kreativitas mahasiswa, termasuk melalui studio podcast yang tersedia di dalam laboratorium.

Dekan FISIP USK, Prof Dr Mahdi Syahbandir SH MHum, mengapresiasi bantuan dari PT Mifa. Menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga mendukung pengembangan pendidikan di Aceh.

“Mifa telah banyak membuka lapangan kerja. Sebagai perusahaan pertambangan, Mifa turut berkontribusi mengembangkan kompetensi mahasiswa di Aceh,” ujarnya.

Baca juga: Tekan Penggunaan BBM, PT Mifa Operasikan Kendaraan Listrik untuk Angkutan Batu Bara

Dalam kesempatan itu, Dekan FISIP USK turut mengundang Anggota DPR RI Komisi XII, Irsan Sosiawan Gading, untuk meresmikan laboratorium tersebut. Irsan juga dikenal sebagai putra Aceh yang merintis lahirnya industri pertambangan batu bara terintegrasi di Aceh pascakonflik dan tsunami.

Pada kesempatan yang sama, Irsan menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

“Tanpa didukung oleh generasi muda yang cerdas, kritis, dan mampu berkomunikasi dengan baik, maka potensi alam Aceh yang besar tidak akan memberikan manfaat yang optimal bagi daerah,” tuturnya.

Ia berharap laboratorium Ilmu Komunikasi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri melalui latihan dan praktik langsung.

Irsan juga meyakini, semakin sering mahasiswa berlatih dan praktik, maka kualitas diri mereka akan meningkat dan mampu bersaing di dunia kerja.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved