Berita Aceh Tamiang
Bupati Perpanjang Status Tanggap Darurat Aceh Tamiang Sampai 3 Februari
Status tanggap darurat bencana alam hidrometeorologi di Aceh Tamiang kembali diperpanjang hingga 3 Februari 2026.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Status tanggap darurat bencana alam hidrometeorologi di Aceh Tamiang kembali diperpanjang hingga 3 Februari 2026.
Kepastian ini disampaikan Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Armia Pahmi usai memimpin rapat koordinasi dengan sejumlah SKPK pada Selasa (20/1/2026).
Dalam keputusannya dijelaskan kalau status tanggap darurat yang seharusnya berkahir 20 Januari diperpanjang sampai 3 Februari.
Armia Pahmi mengatakan keputusan diperpanjangnya masa status tanggap darurat didasari atas kondisi warga yang sepenuhnya belum pulih dari dampak bencana hidrometeorologi.
"Masa perpanjangan ini untuk memaksimalkan rehabilitasi dan rekonstruksi agar lebih maksimal," kata Armia.
Baca juga: Pembersihan Jalan Utama di Tamiang Sudah 90 Persen
Dia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat bekerja lebih maksimal agar target yang telah ditetapkan tercapai.
Sebagai contoh, dia menginginkan masyarakat bisa melaksanakan ibadah puasa dengan layak.
"Sasaran utama kita lumpur di permukiman, ini harus selesai sebelum puasa," harapnya.
Diketahui dampak bencana ini telah menyebabkan ratusan ribu orang di Aceh Tamiang kehilangan tempat tinggal.
Data terakhir dari BPS terdapat 104 ribu unit rumah yang rusak.
Fakta lain berupa banyaknya warga yang belum bisa kembali pulang juga masih terjadi pascabanjir dua bulan.
Kendala ini akibat tumpukan lumpur masih menumpuk di lingkungan bahkan di dalam rumah warga. (mad)
Baca juga: FDP dan Joint Together Society Korsel Salurkan Alat Kebersihan Untuk Korban Banjir di Aceh Utara
| Objek Wisata Aceh Tamiang Hancur Diterjang Banjir, Ekonomi Masyarakat Terpuruk |
|
|---|
| Begini Modus Lima Pelaku Curi Minyak Pertamina EP Rantau, Gagal Gegara Kepergok Warga |
|
|---|
| Pascabanjir, Pengelolaan Dana Desa di Kualasimpang Difokuskan untuk Pemulihan |
|
|---|
| Pencurian Minyak Pertamina EP Rantau Gagal, 5 Pelaku Diringkus Bersama Ratusan Liter Minyak Mentah |
|
|---|
| Pascabanjir Bandang, RSUD Muda Sedia Perlahan Tingkatkan Kapasitas Rawat Inap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Armia-Pahmi-sambangi-RSUD.jpg)