Aceh Tamiang
IAI Bersama USK-Unimal ke Tamiang & Aceh Timur, Buka Layanan Kesehatan Gratis, Pulihkan Mental Anak
Aksi kemanusiaan ini menyasar dua desa di Aceh Tamiang, yaitu Desa Sekumur, Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, dan dua desa di Aceh Timur..
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- PD IAI Aceh bersama sejumlah mitra menyalurkan bantuan logistik dan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir di empat desa di Aceh Tamiang dan Aceh Timur sejak 15–18 Januari 2026.
- Bantuan meliputi sembako, perlengkapan sekolah, pakaian layak pakai, serta pengobatan penyakit pascabanjir seperti ISPA, diare, dan infeksi kulit.
- Tim juga menggelar trauma healing bagi anak-anak melalui permainan dan kegiatan edukatif untuk memulihkan kondisi psikologis pascabencana.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Aceh, bekerja sama dengan Apoteker Tanggap Bencana PP IAI, Rumah Amal Masjid Jamik USK dan Ikatan Alumni Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal), menjalankan aksi tanggap darurat berupa penyaluran bantuan logistik dan pelayanan kesehatan gratis di empat desa terdampak, semenjak 15 Januari hingga Minggu (18/1/2026).
Aksi kemanusiaan ini menyasar dua desa di Aceh Tamiang, yaitu Desa Sekumur, Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, dan dua desa di Aceh Timur, yakni Desa Batu Sumbang dan Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih.
Bantuan logistik yang disalurkan meliputi peralatan sekolah untuk mendukung anak-anak kembali belajar, sembako, makanan instan, serta pakaian layak pakai. Sementara itu, layanan kesehatan gratis difokuskan untuk menangani penyakit-penyakit yang umum diderita pascabanjir, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gangguan pencernaan (diare, tifoid), infeksi kulit, demam berdarah dengue (DBD), dan penyakit yang diperburuk oleh kondisi stres serta keterbatasan obat.
Yang menjadi perhatian khusus dalam aksi ini adalah pemulihan psikologis anak-anak. Tim yang dipimpin oleh Apoteker Tati Rahmawati menyelenggarakan sesi trauma healing melalui berbagai permainan edukatif, menyanyi bersama, menggambar, dan kegiatan kelompok yang dipandu relawan. Tujuannya untuk mengembalikan keceriaan, mengurangi kecemasan, dan membantu anak-anak memproses pengalaman traumatis akibat banjir secara sehat.
Baca juga: Tito Pastikan Percepatan Rehab Rekon Mulai Pijay hingga Tamiang, Besok Lakukan Inspeksi
Ketua PD IAI Aceh, apoteker Tedy Kurniawan Bakri MFarm menyampaikan, aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kehadiran profesi apoteker di tengah krisis. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kesehatan, martabat, dan harapan masyarakat pascabanjir,” ujarnya.
Sementara Koordinator Lapangan, Apoteker Annas, menceritakan pengalaman langsung di lapangan. Anak-anak yang awalnya malu-malu dan murung, perlahan mulai bermain dan tertawa. “Ini menunjukkan bahwa pemulihan jiwa sama pentingnya dengan pemulihan fisik,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/trauma-healing-sekaligus-bagi-bagi-perlengkapan-sekolah-anak-di-Tamiang.jpg)