Pemulihan Aceh
Pasar Pagi Kualasimpang Belum Pulih, Pedagang Minta Prabowo Tambah Pasukan TNI
Presiden RI Prabowo Subianto diminta menambah jumlah personel TNI yang ditugaskan di Kabupaten Aceh Tamiang guna mempercepat pemulihan
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Kehadiran personel TNI di wilayah tersebut dinilai sangat membantu, terutama dalam membersihkan fasilitas umum dan kawasan pasar dari lumpur sisa banjir.
- Namun, hingga kini pemulihan Pasar Pagi Kualasimpang belum sepenuhnya tuntas.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Presiden RI Prabowo Subianto diminta menambah jumlah personel TNI yang ditugaskan di Kabupaten Aceh Tamiang guna mempercepat pemulihan pascabanjir bandang.
Kehadiran personel TNI di wilayah tersebut dinilai sangat membantu, terutama dalam membersihkan fasilitas umum dan kawasan pasar dari lumpur sisa banjir.
Namun, hingga kini pemulihan Pasar Pagi Kualasimpang belum sepenuhnya tuntas.
“Tentara sudah sebulan bekerja di sini. Mereka tangguh dan bekerja tanpa pamrih,” ujar Cut (55), pedagang minuman di depan Pasar Kota Kualasimpang, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Pedagang Mengeluh, Genangan Air di Jalan Pasar Pagi Kota Kualasimpang Mengganggu Transaksi
Sebelum banjir bandang melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025, Cut berjualan sayuran di dalam gedung pasar. Namun kios miliknya rusak parah akibat banjir sehingga belum dapat difungsikan kembali.
Kondisi itu memaksanya beralih berjualan minuman dan buah-buahan di pinggir jalan.
“Kios di dalam sudah tidak ada, jadi terpaksa jualan di jalan,” ungkapnya.
Ia mengaku masih berharap dapat kembali berjualan di dalam kios karena lebih aman dan terlindung dari debu.
Pasalnya, kondisi Aceh Tamiang pascabanjir bandang masih diselimuti debu, sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan harus menggunakan masker.
“Kondisi kami masih memprihatinkan. Pak Prabowo perlu kirim lagi pasukan TNI supaya pemulihan cepat selesai dan kami bisa kembali berjualan serta tinggal di rumah,” harapnya.
Meski demikian, Cut mengaku dagangan minuman segar yang dijualnya saat ini cukup laris.
Kehadiran relawan serta siswa kedinasan dari berbagai instansi yang ditugaskan oleh kementerian di Aceh Tamiang menjadi berkah tersendiri karena banyak yang menjadi pelanggan tetap.(*)
| Data Pascabencana Aceh Tengah 100 Persen Sinkron, Siap Masuk Tahap Lanjutan |
|
|---|
| Sudah 5 Bulan Terisolir, Warga Alue Wakie Nagan Raya Desak Pembangunan Jembatan Rangka Baja |
|
|---|
| Dijenguk Relawan Psikososial, Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Menangis Haru |
|
|---|
| Civil Insight USK Gaungkan Infrastruktur Tangguh, Aceh Bangkit Lebih Kuat Pascabencana |
|
|---|
| Rakit Masih Menjadi Alat Penyeberangan Korban Banjir Bandang di Sawang Aceh Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pasar-pagi-63u3u3j.jpg)