Pemulihan Aceh
Bupati Gayo Lues Pimpin Rakor Transisi Pascabencana
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues mulai memasuki fase transisi pemulihan pascabencana alam hidrometeorologi. Setelah masa
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber I Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues mulai memasuki fase transisi pemulihan pascabencana alam hidrometeorologi. Setelah masa tanggap darurat dinyatakan berakhir, fokus penanganan kini diarahkan pada pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Peralihan Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi dari masa tanggap darurat menuju transisi pemulihan yang digelar di ruang Umah Pitu, Pendopo Bupati Gayo Lues, Kamis (22/1/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama Wakil Bupati H. Maliki, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).
Baca juga: Mualem Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana, Sudah Kali Keempat
Dalam arahannya, Bupati Suhaidi menegaskan bahwa meskipun status tanggap darurat telah berakhir, penderitaan masyarakat korban bencana belum sepenuhnya usai. Oleh karena itu, fase transisi pemulihan harus dijalankan secara terukur, cepat, dan tepat sasaran.
“Di masa transisi ini, kehadiran pemerintah benar-benar diuji. Bukan hanya soal program, tetapi bagaimana kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipulihkan,” ujar Suhaidi.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Maliki menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar seluruh program pemulihan berjalan selaras dan tidak tumpang tindih. Ia menyebutkan, pemulihan infrastruktur dasar, layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat terdampak harus dilakukan secara terpadu.
“Tidak boleh ada sektor yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terintegrasi demi percepatan pemulihan,” ungkapnya.
Dalam rakor tersebut, sejumlah kepala SKPK memaparkan kesiapan serta rencana kerja masing-masing perangkat daerah. Fokus utama diarahkan pada rehabilitasi fasilitas umum, penyediaan dan penanganan hunian sementara, serta pendampingan sosial bagi warga yang masih berupaya memulihkan kehidupan sehari-hari.
Forkopimda Gayo Lues juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan pascabencana agar berjalan aman, tertib, berkeadilan, dan benar-benar berpihak kepada masyarakat.
Rakor ini sekaligus menjadi momentum evaluasi bersama untuk memastikan setiap kebijakan dan langkah yang diambil pemerintah daerah selaras dengan kebutuhan riil warga terdampak.
Pemkab Gayo Lues berharap, melalui fase transisi pemulihan ini, kepercayaan dan harapan masyarakat dapat kembali tumbuh seiring upaya bangkit dari dampak bencana alam hidrometeorologi.(*)
| Fasilitas Olahraga Rusak Dihantam Banjir, Aceh Tamiang Gagal Jadi Tuan Rumah Event Bergengsi |
|
|---|
| Data Pascabencana Aceh Tengah 100 Persen Sinkron, Siap Masuk Tahap Lanjutan |
|
|---|
| Sudah 5 Bulan Terisolir, Warga Alue Wakie Nagan Raya Desak Pembangunan Jembatan Rangka Baja |
|
|---|
| Dijenguk Relawan Psikososial, Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Menangis Haru |
|
|---|
| Civil Insight USK Gaungkan Infrastruktur Tangguh, Aceh Bangkit Lebih Kuat Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-8ijkl.jpg)