Minggu, 26 April 2026

Info Cuaca di Aceh

Curah Hujan di Aceh Alami Penurunan, BMKG Imbau Warga Hemat Air

BMKG mencatat curah hujan di seluruh wilayah Aceh menurun dan masuk kategori rendah.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Image created by ChatGPT
HEMAT AIR – BMKG mengimbau warga untuk menghemat penggunaan air seiring terjadinya penurunan curah hujan di sejumlah daerah di Aceh dan menuju musim kemarau pada awal Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • BMKG mencatat curah hujan di seluruh wilayah Aceh menurun dan masuk kategori rendah.
  • Sebagian daerah mulai memasuki musim kemarau pada awal Februari, meski ada wilayah yang masih dalam periode hujan.
  • BMKG mengimbau masyarakat Aceh untuk hemat dan bijak menggunakan air bersih.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, bahwa seluruh wilayah Aceh saat ini mulai mengalami penurunan curah hujan

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Aceh, Rizal menyebutkan, berdasarkan hasil monitoring perkembangan musim dan analisis dasarian (10 hari berturut-turut) terakhir, curah hujan terpantau berada pada kategori rendah.

Kondisi tersebut terjadi secara merata di wilayah Aceh.

Meskipun secara klimatologis tidak semua wilayah telah memasuki musim kemarau.

“Memang kalau dari monitoring perkembangan musim terakhir terlihat bahwa seluruh wilayah Aceh itu mengalami curah hujan rendah,” ujarnya.

“Kemudian untuk perkembangan musimnya dilihat dari beberapa dasarian terakhir kemarin yang curah hujannya cukup rendah,” kata Rizal, Sabtu (24/1/2026).

Baca juga: Curah Hujan Diprediksi Mulai Menurun di Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Ia menjelaskan, berdasarkan prakiraan cuaca, untuk dua hari ke depan hingga sekitar 10 Februari 2026, curah hujan di Aceh diperkirakan masih berada pada kategori rendah.

Rizal juga menyebutkan, sejumlah wilayah di pesisir utara dan timur Aceh seperti Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, hingga sebagian besar Aceh Besar, secara normal memang mulai memasuki musim kemarau pertama pada Februari.

“Di 1 Februari itu biasanya sudah memasuki musim kemarau. Untuk periode kemarau pertama,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Rizal, wilayah Aceh lainnya secara klimatologis saat ini masih berada dalam periode musim hujan.

Namun, berdasarkan pemantauan harian, curah hujan juga terpantau rendah.

Lebih lanjut, BMKG juga mencatat wilayah Banda Aceh, Sabang, dan sebagian Aceh Besar, secara normal sudah memasuki musim kemarau pada awal Februari.

Baca juga: Selain Longsor Akibat Curah Hujan Tinggi, Desa Alur Canang Aceh Timur Juga Mulai Terendam 

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat Aceh untuk lebih hemat dan bijak dalam penggunaan air bersih.

“Imbauan dari kami BMKG khususnya, dalam menghadapi musim kemarau, tentunya diharapkan kita semua lebih bijak dalam menggunakan air, lebih hemat,” pesan dia.

“Sehingga tidak mengalami kekurangan air bersih untuk kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved