Minggu, 10 Mei 2026

Info Cuaca di Aceh

BMKG Deteksi 6 Sebaran Titik Panas di Aceh

Menurut Fitriana, sejumlah titik panas tersebut merupakan hasil pantauan mereka pada Sabtu (9/10/2026) sejak pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
TITIK PANAS – Peta sebaran enam titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Aceh pada Minggu (10/5/2026). 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya enam titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah Provinsi Aceh, Minggu (10/5/2026).

“Dari hasil pantauan Sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, & Suomi NPP) dan NOAA20/VIIRS, terdapat enam (6) titik panas di Provinsi Aceh,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Fitriana Nur, saat dikonfirmasi Serambinews.com.

Menurut Fitriana, sejumlah titik panas tersebut merupakan hasil pantauan mereka pada Sabtu (9/10/2026) sejak pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Dalam laporan BMKG, sebaran titik panas tersebut terpantau di tiga kabupaten berbeda, yaitu di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Timur dan Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Sebagian Wilayah Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Badai Dua Hari ke Depan

Untuk Aceh Selatan terpantau empat titik panas, yakni dua titik di Kecamatan Trumon Timur, serta masing-masing satu titik di Kecamatan Trumon dan Trumon Tengah.

Sedangkan di Aceh Timur terdeteksi satu titik panas yakni di Kecamatan Peureulak. 

Sementara di Kota Lhokseumawe satu titik panas terdeteksi di Kecamatan Muara Satu.

“Seluruh titik panas yang terpantau memiliki tingkat kepercayaan 8 atau dalam kategori sedang,” katanya.

Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, BMG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Di sisi lain, BMKG juga mencatat masih aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) atau gelombang atmosfer tropis di wilayah Aceh. 

Kondisi ini diperparah dengan adanya belokan angin dan konvergensi, serta hangatnya suhu muka laut di Perairan Barat dan Timur Aceh yang dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air). 

“Kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” kata Fitriana. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Abdya 10 Mei 2026: Blangpidie dan Jeumpa Hujan, Tujuh Kecamatan Lainnya Berawan

Baca juga: Cuaca Hari Ini di Meulaboh: Siang Berawan, Malam Diguyur Hujan

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved