Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Prakiraan Cuaca

Hati-hati Melaut, Gelombang di Perairan Aceh Singkil Diprediksi 2,1 Meter

Suhu 26 ⁰C dan kelembaban relatif 83 persen. Sedangkan angin berhembus dari Timur Laut 4 knot dan arus ke Tenggara 39 centimeter per detik.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
CUACA ACEH SINGKIL - Suasana bundaran Bank Aceh yang jadi pintu masuk Kota Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (7/7/2025). Berikut penjelasan cuaca hari ini Rabu (28/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, diprediksi hujan, Rabu (28/1/2026), Gunung Meriah, Kota Baharu dan Kecamatan Singkohor.
  • Suhu 26 ⁰C dan kelembaban relatif 83 persen. Sedangkan angin berhembus dari Timur Laut 4 knot dan arus ke Tenggara 39 centimeter per detik.
  • Gelombang diprediksi 1,4 meter. Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori sedang.

 

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, diprediksi hujan, Rabu (28/1/2026). 

Masing-masing Kecamatan Gunung Meriah, Kota Baharu dan Kecamatan Singkohor. 

Sedangkan delapan kecamatan lain di Aceh Singkil, berawan. Yaitu Kecamatan Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat.

Lalu Kecamatan Kuala Baru, Singkil, Singkil Utara, Simpang Kanan, Danau Paris dan Kecamatan Suro Makmur. 

Dikutip dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil 24 sampai 31 derajat Celcius (⁰C). 

Sedangkan kelembapan udara 57 persen sampai 94 persen. 

Sementara cuaca maritim atau perairan Aceh Singkil, diprediksi berawan.

Suhu 26 ⁰C dan kelembaban relatif 83 persen. Sedangkan angin berhembus dari Timur Laut 4 knot dan arus ke Tenggara 39 centimeter per detik.

Gelombang laut

Gelombang diprediksi 1,4 meter. Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori sedang.

Namun nelayan dan warga yang melaut hati-hati. Lantaran terdapat potensi gelombang naik jadi 2,1 meter. 

Pastikan selalu membawa perlengkapan keselamatan. Antara lain pelambung dan membawa alat komunikasi untuk menghubungi keluarga bila terjadi hal darurat.

Kemudian membawa global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi. 

Mengingat mengandalkan tanda-tanda alam, kadang terkendala terbatasnya jarak pandang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved