Harga Emas di Aceh
Harga Emas di Aceh Naik Lagi, Warga Ramai-ramai Lakukan Aksi Jual
Harga emas di Aceh kembali naik signifikan pada Selasa (3/2/2026), dengan lonjakan Rp100.000–Rp300.000 per mayam.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Harga emas di Aceh kembali naik signifikan pada Selasa (3/2/2026), dengan lonjakan Rp100.000–Rp300.000 per mayam.
- Kenaikan tertinggi terjadi di Abdya yang menembus Rp8,9 juta per mayam, sementara Banda Aceh dan Pidie juga mencatat penguatan.
- Meski harga naik, banyak warga justru melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan, berbeda dengan tren nasional di mana emas batangan turun tajam.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yeni Hardika | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pasar emas di Aceh kembali bergairah.
Setelah sempat melemah tajam di awal pekan, harga emas pada hari ini, Selasa (3/2/2026), justru melonjak di berbagai daerah.
Kenaikan rata-rata berkisar antara Rp100.000 hingga Rp300.000 per mayam.
Lonjakan tertinggi terjadi di Aceh Barat Daya (Abdya) yang menembus Rp8,9 juta per mayam.
Situasi geopolitik global yang belum stabil serta fluktuasi harga emas internasional menjadi pemicu utama penguatan harga di tingkat lokal.
Meski harga naik, masyarakat Aceh justru ramai melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan.
Baca juga: Harga Emas Menguat di Sejumlah Daerah Aceh, Ini Rincian per Kabupaten dan Kota
Terutama di wilayah Pidie yang mencatat persentase penjualan hingga 60 persen.
Rincian Pergerakan Harga
- Banda Aceh: Harga emas murni naik Rp250.000 per mayam, kini di level Rp8,8 juta.
- Abdya: Kenaikan tertinggi Rp300.000 per mayam, emas murni tembus Rp8,9 juta.
- Langsa: Emas perhiasan 99,5 persen dijual Rp8,9 juta per mayam.
- Pidie: Emas murni 23 karat Rp8,65 juta per mayam, emas perhiasan biasa Rp7,6 juta.
- Lhokseumawe: Harga stabil, emas murni Rp7,95 juta per mayam.
Baca juga: Dua Hari Turun, Harga Emas di Pidie Kembali Meroket pada 3 Februari 2026
Pasar Nasional Turun
Menariknya, tren lokal di Aceh berbanding terbalik dengan harga emas batangan nasional.
Emas Antam justru anjlok Rp183.000 per gram, menjadi Rp2,844 juta.
Emas UBS dan Galeri24 juga terkoreksi puluhan ribu rupiah.
Para investor melihat penurunan ini sebagai peluang investasi jangka panjang.
Kenaikan harga emas di Aceh menunjukkan betapa sensitifnya pasar lokal terhadap dinamika global.
Di satu sisi, masyarakat memanfaatkan momentum untuk menjual emas demi keuntungan cepat.
Baca juga: Harga Emas di Langsa Naik Dua Kali, Tembus Lagi Rp 9 Juta, Ini Rinciannya, Selasa 3 Februari 2026
Di sisi lain, investor nasional melihat pelemahan emas batangan sebagai kesempatan masuk pasar.
Fenomena ini menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen keuangan yang strategis.
Baik untuk kebutuhan harian maupun investasi jangka panjang.(*)
| Harga Emas di Lhokseumawe Stagnan Sehari Jelang Idul Adha 1447 H, Segini Pasarannya |
|
|---|
| Harga Emas Naik Tajam di Lhokseumawe, Segini Pasaran 2 Hari Jelang Idul Adha 1447 H |
|
|---|
| Harga Emas di Aceh Timur Merangkak Naik Usai Anjlok, Segini Pasarannya |
|
|---|
| Harga Emas di Lhokseumawe Stagnan, Cek Rincian Per 21 Mei 2026 |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Turun, Segini Harga Emas Per Gram Senin 18 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-harga-emas-naik.jpg)