Kamis, 4 Juni 2026

Harga Emas di Aceh

Harga Emas di Aceh Naik Lagi, Warga Ramai-ramai Lakukan Aksi Jual

Harga emas di Aceh kembali naik signifikan pada Selasa (3/2/2026), dengan lonjakan Rp100.000–Rp300.000 per mayam.

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Saifullah
Generated by AI (ChatGPT)
EMAS NAIK LAGI - Ilustrasi harga emas kembali naik. Pasaran harga emas pada sejumlah daerah di Aceh kembali mengalami kenaikan pada edisi Selasa (3/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Harga emas di Aceh kembali naik signifikan pada Selasa (3/2/2026), dengan lonjakan Rp100.000–Rp300.000 per mayam.
  • Kenaikan tertinggi terjadi di Abdya yang menembus Rp8,9 juta per mayam, sementara Banda Aceh dan Pidie juga mencatat penguatan.
  • Meski harga naik, banyak warga justru melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan, berbeda dengan tren nasional di mana emas batangan turun tajam.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yeni Hardika | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pasar emas di Aceh kembali bergairah. 

Setelah sempat melemah tajam di awal pekan, harga emas pada hari ini, Selasa (3/2/2026), justru melonjak di berbagai daerah.

Kenaikan rata-rata berkisar antara Rp100.000 hingga Rp300.000 per mayam.

Lonjakan tertinggi terjadi di Aceh Barat Daya (Abdya) yang menembus Rp8,9 juta per mayam.

Situasi geopolitik global yang belum stabil serta fluktuasi harga emas internasional menjadi pemicu utama penguatan harga di tingkat lokal.

Meski harga naik, masyarakat Aceh justru ramai melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan.

Baca juga:  Harga Emas Menguat di Sejumlah Daerah Aceh, Ini Rincian per Kabupaten dan Kota

Terutama di wilayah Pidie yang mencatat persentase penjualan hingga 60 persen.

Rincian Pergerakan Harga

  • Banda Aceh: Harga emas murni naik Rp250.000 per mayam, kini di level Rp8,8 juta.
  • Abdya: Kenaikan tertinggi Rp300.000 per mayam, emas murni tembus Rp8,9 juta.
  • Langsa: Emas perhiasan 99,5 persen dijual Rp8,9 juta per mayam.
  • Pidie: Emas murni 23 karat Rp8,65 juta per mayam, emas perhiasan biasa Rp7,6 juta.
  • Lhokseumawe: Harga stabil, emas murni Rp7,95 juta per mayam.

Baca juga: Dua Hari Turun, Harga Emas di Pidie Kembali Meroket pada 3 Februari 2026

Pasar Nasional Turun

Menariknya, tren lokal di Aceh berbanding terbalik dengan harga emas batangan nasional. 

Emas Antam justru anjlok Rp183.000 per gram, menjadi Rp2,844 juta.

Emas UBS dan Galeri24 juga terkoreksi puluhan ribu rupiah.

Para investor melihat penurunan ini sebagai peluang investasi jangka panjang.

Kenaikan harga emas di Aceh menunjukkan betapa sensitifnya pasar lokal terhadap dinamika global.

Di satu sisi, masyarakat memanfaatkan momentum untuk menjual emas demi keuntungan cepat.

Baca juga: Harga Emas di Langsa Naik Dua Kali, Tembus Lagi Rp 9 Juta, Ini Rinciannya, Selasa 3 Februari 2026

Di sisi lain, investor nasional melihat pelemahan emas batangan sebagai kesempatan masuk pasar.

Fenomena ini menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen keuangan yang strategis.

Baik untuk kebutuhan harian maupun investasi jangka panjang.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved