Berita Banda Aceh
UIN Ar-Raniry Tempati Posisi Pertama Kampus Terbaik di Luar Pulau Jawa
Kampus ini juga mengungguli sejumlah perguruan tinggi besar lainnya, seperti Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga,
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menempati peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan kinerja riset terbaik di luar Pulau Jawa.
- Capaian ini sekaligus mengantarkan UIN Ar-Raniry ke posisi keempat kampus riset terbaik nasional versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025.
- Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Ar-Raniry berada di bawah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Pertanian Bogor.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menempati peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan kinerja riset terbaik di luar Pulau Jawa.
Capaian ini sekaligus mengantarkan UIN Ar-Raniry ke posisi keempat kampus riset terbaik nasional versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025.
Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Ar-Raniry berada di bawah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Pertanian Bogor.
Kampus ini juga mengungguli sejumlah perguruan tinggi besar lainnya, seperti Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin.
Prestasi ini menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN)yang berhasil menembus lima besar nasional.
Penilaian SIR didasarkan pada tiga indikator utama, yakni kinerja riset, inovasi, dan dampak sosial.
“Ini hasil kerja kolektif sivitas akademika UIN Ar-Raniry. Kami terus mendorong budaya riset yang berkualitas dan berdampak luas,” kata Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, capaian ini mencerminkan konsistensi UIN Ar-Raniry dalam memperkuat tata kelola riset serta meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah.
Saat ini, UIN Ar-Raniry mengelola 125 jurnal ilmiah dan prosiding yang terhimpun dalam Pusat Pengelolaan Jurnal kampus tersebut.
“Sebanyak 49 jurnal telah terakreditasi nasional, terdiri atas empat jurnal berperingkat Sinta 1 yang terindeks Scopus, enam jurnal Sinta 2, dan selebihnya berada pada peringkat Sinta 3 hingga Sinta 5,” jelasnya.
Sejumlah jurnal UIN Ar-Raniry juga mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Jurnal El-Usrah tercatat sebagai jurnal antropologi terbaik di Asia versi Scimago Journal Rank (SJR) 2025 dengan skor 0,73.
Selain itu, tiga jurnal lainnya—Samarah (SJR 0,92), Islam Futura (SJR 0,38), dan Petita (SJR 0,26)—masuk kategori Q1, kuartil tertinggi jurnal internasional bereputasi.
| Angkutan Ilegal Picu Persaingan Tak Sehat, Organda Aceh: Penumpang tidak Dijamin |
|
|---|
| Kadin Nilai Perpanjangan Otsus Jadi Kunci Aceh Bangkit dari Krisis |
|
|---|
| Kadin Nilai Perpanjangan Otsus Jadi Kunci Aceh Bangkit dari Krisis dan Ketimpangan |
|
|---|
| Capella Gelar Kontes Layanan Konsumen se-Aceh |
|
|---|
| Mualem Sambut Positif dan Apresiasi Usulan Mendagri Minta Perpanjang Otsus Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/UIN-Ar-Raniry-Banda-Aceh-0402.jpg)