Selasa, 2 Juni 2026

Berita Bireuen

Ribuan Rumah di Kutablang Bireuen Masih Berlumpur, Warga Butuh Bantuan Alat Berat

Ribuan rumah di 41 desa Kutablang, Bireuen masih terkepung lumpur tebal pasca banjir bandang akhir November 2025.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS/Yusmandin Idris
RUMAH TERENDAM LUMPUR - Salah satu rumah warga di Desa Meuse, Kecamatan Kutablang, Bireuen yang masih berlumpur di sekeliling rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Ribuan rumah di 41 desa Kutablang, Bireuen masih terkepung lumpur tebal pasca banjir bandang akhir November 2025, meski bagian dalam sebagian sudah dibersihkan.
  • Relawan, mahasiswa, TNI, Polri, dan berbagai pihak telah membantu pembersihan, namun lumpur di sekitar rumah warga masih sulit dibuang.
  • Camat Kutablang menegaskan perlunya bantuan alat berat dari BNPB agar proses pembersihan lebih cepat dan warga bisa kembali hidup normal.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kondisi pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 lalu, masih menyisakan masalah besar. 

Hingga Kamis (5/2/2026), ribuan rumah warga di 41 desa terdampak banjir masih dikelilingi lumpur tebal.

Meski bagian dalam rumah sebagian besar sudah dibersihkan, halaman dan sekeliling rumah masih tertutup endapan lumpur yang mulai mengeras sehingga semakin sulit dibersihkan.

Camat Kutablang, Erizal, SSTP menjelaskan, bahwa dari 41 desa di kecamatan tersebut, sekitar 20 desa mengalami dampak paling parah.

Selain rumah yang hilang dan rusak berat, banyak bangunan yang masih dipenuhi lumpur.

Beberapa warga hanya mampu membersihkan satu atau dua kamar untuk ditempati.

Baca juga: Lumpur Masih Kepung Rumah di Pidie Jaya, Bupati Nyak Syi Semangati Warga Hingga Hibur Anak-anak

Sementara bagian luar rumah tetap terendam lumpur tebal.

Upaya Pembersihan

Sejak banjir surut, berbagai pihak telah turun tangan membantu warga. 

Relawan, mahasiswa dari kampus di Bireuen dan Banda Aceh, anggota Polres Bireuen, TNI dari berbagai kesatuan, serta Taruna KKP ikut serta membersihkan endapan lumpur.

Pembersihan difokuskan pada fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, dan jalan, namun perlahan juga mulai menyentuh rumah-rumah warga.

“Berbagai kalangan sudah turun tangan membersihkan lumpur maupun kegiatan sosial lainnya,” terang Camat Kutablang.

“Namun kondisi rumah warga terutama sekeliling rumah hingga saat ini masih banyak lumpur,” ujar Erizal.

Baca juga: Pante Baro Kumbang Masih Penuh Lumpur, Setahun Belum Tentu Bersih

Alat Berat Urgen

Camat Kutablang menegaskan, bahwa pembersihan lumpur tebal membutuhkan alat berat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved