Senin, 27 April 2026

Berita Bireuen

249 Mahasiswa STIK Diterjunkan ke 12 Polres, 22 Mahasiswa di Polres Bireuen

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat (Dianmas) Polri dalam mendukung pemulihan pasca bencana

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) angkatan ke 83 Yon WPS diterjunkan wilayah hukum Polda Aceh ditempatkan di 12 Polres, Polres Bireuen sebanyak 22 mahasiswa dan satu perwira pendamping 
Ringkasan Berita:249 mahasiswa STIK Angkatan ke-83 diterjunkan ke 12 Polres di wilayah Polda Aceh, termasuk 22 mahasiswa di Polres Bireuen 
 
Mahasiswa terlibat dalam pengelolaan logistik, distribusi bantuan sosial, trauma healing, dan pendataan kerusakan untuk mendukung pemulihan masyarakat secara tepat sasaran.
 
Kegiatan ini sekaligus menjadi wahana pembelajaran lapangan, membentuk karakter kepemimpinan, etika pengabdian, dan kemampuan inovatif calon perwira Polri.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 Yon WPS diterjunkan ke 12 Polres di wilayah hukum Polda Aceh. 

Di Polres Bireuen, 22 mahasiswa ditempatkan bersama satu perwira pendamping, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat (Dianmas) Polri dalam mendukung pemulihan pasca bencana. 

Program berlangsung selama kurang lebih tiga minggu, dari 9 Februari hingga 1 Maret 2026, dengan fokus pada praktik pemolisian kebencanaan di lapangan.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK M.MedKom melalui Kasi Humas, Iptu Marzuki, mengatakan mahasiswa ditempatkan di Polres Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Lhokseumawe, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tenggara. 

Baca juga: Ratusan Kaum Ibu dan Anak-anak Korban Banjir di Bireuen Ceria Dikunjungi Ketua TP PKK RI

Penempatan dilakukan melalui jalur Banda Aceh dan Bandara Kualanamu, Medan, untuk mendukung efektivitas penugasan.

Dalam pelaksanaan tugas, mahasiswa STIK terlibat langsung dalam pengelolaan logistik pasca bencana, pendistribusian bantuan sosial, layanan trauma healing, pendataan kerusakan, serta percepatan pemulihan masyarakat. 

Semua kegiatan diarahkan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan akuntabel.

Mengikuti pelatihan trauma healing

Sebelum diterjunkan, seluruh peserta mengikuti pelatihan trauma healing, pembekalan dari Ketua STIK Lemdiklat Polri, dan apel pemberangkatan. 

Program Dianmas melibatkan total 275 personel, termasuk mahasiswa, tim supervisi, tim Pusat Pengendalian (Pusdal), dan tim posko.

Baca juga: 740 Mahasiswa KKM Umuslim Bireuen Kembali ke Kampus

Program ini tidak hanya sebagai kegiatan akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa, melatih kepemimpinan, kemampuan memecahkan masalah, etika pengabdian, dan inovasi dalam menghadapi persoalan sosial. 

Dianmas diharapkan mencetak calon perwira Polri yang humanis, responsif, dan profesional dalam menghadapi pemolisian kebencanaan di masa depan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved