Senin, 20 April 2026

Harga Emas

Update Harga Emas di Aceh: Banda Aceh, Abdya, Lhokseumawe, dan Langsa Kompak Alami Koreksi

Harga emas di beberapa wilayah Aceh kembali menunjukkan pergerakan yang fluktuatif pada Selasa (10/2/2026).

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Hendri Abik
HARGA EMAS ACEH - Emas perhiasan dalam berbagai bentuk dan ukuran yang ditampilkan di Toko Emas Italy Pasar Aceh, Kota Banda Aceh, Selasa (3/2/2026). 

Update Harga Emas di Aceh: Banda Aceh, Abdya, Lhokseumawe, dan Langsa Kompak Alami Koreksi

SERAMBINEWS.COM – Harga emas di beberapa wilayah Aceh kembali menunjukkan pergerakan yang fluktuatif pada Selasa (10/2/2026).

 Meski sempat menguat pada awal pekan, hari ini sebagian besar pasar mencatat penurunan harga, menandakan dinamika pasar logam mulia yang masih sangat responsif terhadap perkembangan global.

Baca juga: Daftar Harga Emas di Aceh Per Mayam 10 Februari 2026: Turun Lagi, Banda Aceh Kini di Bawah Rp9 Juta

Aceh Barat Daya

Di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), harga emas murni turun setelah sempat mengalami kenaikan pada Senin (9/2/2026).

Per hari ini, harga emas murni tercatat sebesar Rp 9.000.000 per mayam atau setara 3,3 gram, turun Rp 50.000 dari harga sebelumnya Rp 9.050.000 per mayam.

“Hari ini harga emas murni di Abdya Rp 9.000.000 per mayam, sudah termasuk ongkos buat,” kata Miswar, pedagang emas di Blangpidie.

Ia menambahkan, emas London juga turun dari Rp 8.750.000 per mayam menjadi Rp 8.700.000, sedangkan emas Antam turun dari Rp 2.992.000 per gram menjadi Rp 2.970.000.

Menurutnya, pergerakan harga emas tidak bisa diprediksi dan bisa berubah sewaktu-waktu. 

Meski begitu, daya beli masyarakat masih tergolong stabil.

Baca juga: Harga Emas di Langsa Masih 9 Jutaan, Cek Pasaran Per 10 Februari 2026

Lhokseumawe

Harga emas di Kota Lhokseumawe juga mengalami penurunan pada Selasa (10/2/2026). 

Mori, pedagang emas di Toko London Jalan Perniagaan, menyebutkan bahwa harga emas murni turun Rp 48.000 per mayam dibanding Senin (9/2/2026), dari Rp 8.150.000 per mayam menjadi Rp 8.102.000 per mayam.

Sementara itu, emas London mengalami koreksi dari Rp 7.649.000 per mayam menjadi Rp 7.601.000 per mayam.

Emas jenis 22 karat atau emas paon tetap stabil, dengan harga per gram berkisar antara Rp 2.200.000 hingga Rp 3.000.000.

Mori menambahkan, dalam sepekan terakhir, transaksi didominasi penjualan dibanding pembelian.

Baca juga: Usai Bertahan, Harga Emas di Langsa Turun Pada Selasa 10 Februari 2026

Kota Langsa

Di pasar Kota Langsa, harga emas perhiasan juga turun, meski masih berada di level jutaan rupiah.

Emas 99,5 persen turun Rp 50.000 per mayam menjadi Rp 9.200.000, sedangkan emas 97 persen turun Rp 100.000 per mayam menjadi Rp 8.950.000.

Untuk emas 70 persen, harga tetap bertahan di Rp 2.300.000 per gram.

Menurut Fahrurrazi, pengelola Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera, penurunan ini disebabkan fluktuasi pasar emas nasional dan internasional, meski sebelumnya harga cenderung stabil.

Banda Aceh

Sementara itu, harga emas di Banda Aceh pada Selasa tercatat mengalami koreksi setelah sempat menguat pada awal pekan.

 Berdasarkan pemantauan di Toko Emas Bina Nusa, harga jual emas hari ini sebesar Rp 8.960.000 per mayam, turun Rp 60.000 dari Senin (9/2/2026) Rp 9.020.000 per mayam.

Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Turun Puluhan Ribu Per Mayam Hari Ini, 10 Februari 2026 Dijual Segini

Dengan konversi satu mayam setara 3,3 gram, harga emas di Banda Aceh berada di kisaran Rp 2.715.000 per gram.

Meski mengalami penurunan, emas tetap menjadi aset lindung nilai (safe haven) bagi masyarakat untuk menjaga stabilitas kekayaan di tengah kondisi ekonomi global yang belum menentu.

Harga dasar emas ini belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan, yang berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, tergantung desain dan kerumitan pengerjaan.

Pergerakan harga emas di Aceh pada Selasa (10/2/2026)  mencerminkan sifat fluktuatif logam mulia, yang dipengaruhi faktor global seperti harga emas dunia, nilai tukar, dan kondisi ekonomi internasional.

Meski terjadi koreksi di sebagian besar wilayah, emas tetap diminati sebagai instrumen investasi dan lindung nilai, dengan aktivitas transaksi yang bervariasi di masing-masing kabupaten/kota.

Baca juga: Polisi dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Geumpang

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved