Senin, 11 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Gubernur Perintahkan Buka Pasar Murah Serentak di 23 Kabupaten/Kota

Kegiatan pasar murah yang dijadwalkan akan berlangsung pada 14-16 Februari 2026 ini

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI INDONESIA EDISI KAMIS 20260212 

Ringkasan Berita:
  • Mualem menginstruksikan pelaksanaan pasar murah secara serentak di 23 Kabupaten/Kota di seluruh Aceh
  • Perintah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang masuknya bulan Ramadhan.
  • Kegiatan pasar murah yang dijadwalkan akan berlangsung pada 14-16 Februari 2026 ini

Kita telah menyiapkan subsidi yang besar, mulai dari beras, gula, hingga telur ayam. Saya minta tim di lapangan memastikan distribusi ini tepat sasaran di 69 titik lokasi. Muzakir Manaf, Gubernur Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menginstruksikan pelaksanaan pasar murah secara serentak di 23 Kabupaten/Kota di seluruh Aceh. Perintah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang masuknya bulan Ramadhan.

Kegiatan pasar murah yang dijadwalkan akan berlangsung pada 14-16 Februari 2026 ini, juga menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Aceh dalam menjaga stabilitas pangan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah Tanah Rencong.

“Menjelang bulan suci Ramadhan ini, kami ingin memastikan tidak ada warga kita yang kesulitan mendapatkan bahan pokok karena harga yang melambung. Pasar Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk melayani masyarakat, agar kita semua bisa menyambut bulan yang penuh berkah ini dengan hati yang tenang dan kebutuhan yang tercukupi," ujar Mualem, dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Mualem mengungkap, selain harus memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau, ia juga menekankan bahwa subsidi yang diberikan pemerintah lewat pasar murah ini cukup signifikan untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kita telah menyiapkan subsidi yang besar, mulai dari beras, gula, hingga telur ayam. Saya minta tim di lapangan memastikan distribusi ini tepat sasaran di 69 titik lokasi,” ungkap Mualem. Mualem merincikan, dalam pelaksanaan pasar murah menjelang Ramadhan ini, Pemerintah Aceh telah menyiapkan skema subsidi khusus, dimana untuk komoditas beras premium, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 5.000 per kilogram dengan total kuota mencapai  414 ton.

Kemudian, gula pasir dan minyak goreng kemasan masing-masing mendapat subsidi Rp 6.000 per kilogram, dengan kuota yang disediakan sebanyak 69 ton untuk tiap komoditas.

Selain itu, telur ayam juga masuk dalam daftar bahan pokok bersubsidi, dengan potongan harga sebesar Rp 15.000 per papan. Total kuota telur yang disiapkan dalam program ini mencapai 34.500 papan.

Dalam pelaksanaannya, Mualem memberikan instruksi khusus kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh selaku pelaksana teknis agar mengawal ketat proses pendistribusian hingga ke titik lokasi. 

“Jangan sampai ada kendala di lapangan, pastikan stok tersedia tepat waktu dan kualitas barang tetap terjaga. Saya ingin seluruh proses ini transparan dan benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Lebih lanjut, Mualem juga mengimbau seluruh masyarakat Aceh agar tetap bijak dalam bertransaksi, yakni agar membeli bahan pokok sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Sehingga stabilitas harga bisa dijaga bersama-sama hingga Idul Fitri.

“Mari kita jaga stabilitas pangan dan distribusi ini bersama-sama agar kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Aceh dapat terjamin selama bulan suci ini," pungkasnya. Diketahui, kegiatan pasar murah yang digelar di bawah kendali dan koordinasi Disperindag Aceh ini, direncanakan dibuka secara resmi dan serentak oleh Gubernur Aceh Mualem pada Sabtu (14/2/2026).

Jangan mainkan harga Sembako 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh mengingatkan para pedagang untuk tidak memainkan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan. Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging.

Kepala Disperindag Aceh, T. Adi Darma menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan intensif di seluruh kabupaten/kota guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga. Menurutnya, momentum Ramadhan tidak boleh dimanfaatkan untuk meraup keuntungan berlebihan yang dapat merugikan masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved