Selasa, 21 April 2026

Berita Pidie

DPRK belum Tetapkan Komisioner BMK Pidie

15 nama itu sudah kita serahkan kepada bupati. Informasinya peserta sudah mengikuti tes wawancara

Editor: mufti
For Serambinews.com
Kantor Baitul Mal Pidie di depan Terminal Terpadu Sigli 
Ringkasan Berita:
  • DPRK Pidie belum menetapkan Komisioner Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie
  • Penjaringan dilakukan mulai pendaftaran, tes tulis, wawancara hingga terjaring 15 peserta sebagai calon Komisioner BMK Pidie
  • 15 nama itu sudah kita serahkan kepada bupati. Informasinya peserta sudah mengikuti tes wawancara

Saya berakhir tugas sebagai Plt Kepala Baitul Mal Pidie pada Maret 2026. Jadi, pertengahan Maret nanti harus sudah dilantik. TGK MUKHTAR AHMAD, Plt Baitul Mal Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - DPRK Pidie belum menetapkan Komisioner Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie. Padahal, delapan nama sudah diserahkan oleh Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah SH MH.

Untuk diketahui, hasil seleksi pansel 15 peserta lulus calon Komisioner Baitul Mal Pidie. Plt Baitul Mal Pidie, Tgk Mukhtar Ahmad didampingi anggota pansel Muzakkar, kepada Serambi, Kamis (12/2/2026), mengatakan, pansel sudah bekerja maksimal dalam penjaringan calon Komisioner Baitul Mal Pidie.

Penjaringan dilakukan mulai pendaftaran, tes tulis, wawancara hingga terjaring 15 peserta sebagai calon Komisioner BMK Pidie

Adalah Samsul Bahri SH, M Jafar SE, Fuadi SPdI MPd, Idrus SAg, Sayed Usman, Marzuki Ahmad SHi MH, Muhammad Yani SPdI MPd, Zul Azmi MA, Tgk Muhammad Al-Fatih SPd, Tgk Amri, Tgk Hafni AR, Nursa'dah SAg, Munawir, Nazaruddin SH MH, dan Dahnial. 

" 15 nama itu sudah kita serahkan kepada bupati. Informasinya peserta sudah mengikuti tes wawancara," ujarnya. 

Dikatakannya, setelah proses di bupati, maka nama calon Komisioner Baitul Mal Pidie akan dilakukan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) oleh DPRK Pidie. Hasil uji kelayakan itu, nantinya akan diluluskan lima orang sebagai Komisionel Baitul Mal Pidie dan tiga orang lagu sebagai cadangan. 

Menurut Tgk  Mukhtar Ahmad, anggota DPRK Pidie harus mempercepat melakukan uji kelayakan terhadap calon Komisioner Baitul Mal Pidie. Sebab, pertengahan atau setelah Maret 2026 harus selesai ditetapkan Komisioner Baitul Mal Pidie

" Saya berakhir tugas sebagai Plt Kepala Baitul Mal Pidie pada Maret 2026. Jadi, pertengahan Maret nanti harus sudah dilantik," jelasnya. 

Disinggung calon Komisioner Baitul Mal Pidie harus paham agama. Kata Tgk Mukhtar Ahmad, calon Komisioner Baitul Mal Pidie harus mengerti agama dan umum. Dan, harus dari disiplin ilmu agama. 

" BMK Pidie sebagai tonggak ekonomi khususnya dalam keuangan islam. Sebab, institusi itu bergungsi sebagai pengelola harta publik, baik zakat, infaq dan sedekah. Juga dana zakat dan infak dikelola Baitul Mal bisa untuk pemodalan usaha kecil di tengah masyarakat," pungkasnya. (naz)

Terima Delapan Nama

Wakil Ketua I DPRK Pidie, T Zulkarnaini SP kepada Serambi, Kamis (12/2/2026), mengungkapkan, pihaknya sudah menerima delapan nama calon Komisioner Baitul Mal (BMK) Pidie. Delapan nama tersebut diserahkan oleh Bupati Pidie.

" Saya belum lihat juga kedelapan nama yang diserahkan bupati kepada dewan. Besok (hari ini), akan digelar rapat pimpinan untuk membahas pendelegasi tugas kepada Komisi V DPRK Pidie," jelasnya.

Ia menjelaskan, pendelegasi tugas itu untuk dilakukan fit and proper test terhadap delapan calon Komisioner Baitul Mal Pidie. Selain itu, juga akan ditentukan jadwal terhadap tahapan kerja yang harus dilakukan dalam kesepakatan rapat pimpinan. 

" Nanti kita akan pastikan, bahwa fit and proper test harus selesai di awal Maret, mengingat Plt Kepala Baitul Mal Pidie habis masa kerja. Dalam rapat pimpinan juga akan diperlihatkan delapan nama calon Komisoner Baitul Mal Pidie," ujarnya.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved