Berita Aceh Singkil
Usai Dirawat di RSUD Aceh Singkil, Puluhan Santri Sudah Kembali ke Pesantren
"Ya sudah pulang," kata dr Mardiana, Jumat (13/2/2026). Sebelumnya puluhan santri Daarul Musthofa As-Singkil, dievakuasi ke RSUD Aceh Singkil, Rabu.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 32 santri dan 1 ustadz dari Pesantren Daarul Musthofa As-Singkil di Desa Bukti Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, telah kembali ke pesantren setelah dirawat di RSUD Aceh Singkil.
- Mereka sebelumnya dievakuasi ke rumah sakit pada Rabu (11/2/2026) malam karena mengalami gejala sakit perut, pusing, mual, dan muntah, diduga setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG).
- Direktur RSUD Aceh Singkil, dr Mardiana, memastikan seluruh pasien sudah pulang.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, sebanyak 32 santri plus 1 orang ustadz sudah kembali ke pesantren Daarul Musthofa As-Singkil, di Desa Bukti Harapan, Kecamatan Gunung Meriah.
Informasi tersebut disampaikan Direktur RSUD Aceh Singkil, dr Mardiana.
"Ya sudah pulang," kata dr Mardiana, Jumat (13/2/2026).
Sebelumnya puluhan santri Daarul Musthofa As-Singkil, dievakuasi ke RSUD Aceh Singkil, Rabu (11/2/2026) malam.
Lantaran mengeluhkan sakit perut, pusing, mual dan muntah diduga usai menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG).
Sementara itu tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil, terpantau mendatangi SPPG yang memasok MBG ke santri Daarul Musthofa di Desa Bukit Harapan.
"Ada dua bidang yang berangkat sesuai perintah Kepala Dinas Kesehatan judulnya investigasi keracunan makanan di SPPG Trans 26," kata Raja Maringin Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil.
Baca juga: Usai Santap MBG, Puluhan Santri di Singkil Dilarikan ke Rumah Sakit
Diketahui Trans 26 merupakan nama populer dari Desa Bukti Harapan.
Raja Maringin mengaku berdasarkan hasil investigasi sementara lokasi SPPG bersih, sudah sesuai standar.
Terkait sampel makanan yang dikonsumsi korban pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak RSUD Aceh Singkil.
Lantaran sampel tersebut sudah ada di rumah sakit saat pasien pertama datang.
"Sampel kita ambil untuk kita kirim ke laboratorium. Apakah ada kandungan bakteri yang memang bisa merusak pencernaan atau tidak. Kita sedang berproses," tukasnya.(*)
Direktur RSUD Aceh Singkil
Poliklinik RSUD Aceh Singkil
Kasus Keracunan MBG
keracunan MBG
Puluhan Santri di Singkil Dilarikan ke Rumah Sakit
santri tumbang
Aceh Singkil
Serambinews.com
Serambinews
| Keluarga Korban Desak DPO Penganiayaan Keuchik di Aceh Singkil Segera Ditangkap |
|
|---|
| Pembahasan APBK Aceh Singkil Dilanjutkan 21 April 2026 Usai Sempat Deadlock |
|
|---|
| Sempat Deadlock, Pembahasan APBK Aceh Singkil Dilanjutkan 21 April 2026 |
|
|---|
| Pastikan Bersih Narkoba dan HP, Rutan Singkil Rutin Geledah Kamar Warga Binaan |
|
|---|
| Enam Personel Polres Aceh Singkil Terima Penghargaan, Berhasil Ungkap Perkara Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/RSUD-Aceh-Singkil-sepi.jpg)