Berita Aceh Besar
Jelang Ramadhan, Warga Antusias Manfaatkan Gerakan Pangan Murah Aceh
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kios Pangan Aceh, di Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Menjelang Ramadhan, warga antusias memanfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, yang menjual kebutuhan pokok Rp2.000–Rp7.000 lebih murah dari harga pasar.Kegiatan oleh Dinas Pangan Aceh ini diawasi Satgas bersama Polda Aceh untuk memastikan harga sesuai HET dan mencegah penimbunan.Warga mengaku terbantu dengan program tersebut karena meringankan belanja kebutuhan rumah tangga menjelang bulan suci Ramadhan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, warga tampak antusias memanfaatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kios Pangan Aceh, di Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Jumat (13/2/2026).
Program yang dilaksanakan serentak secara nasional ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran.
Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh, Yuni Saputri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
“Di sini harganya dijual dengan harga murah di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi). Harganya lebih murah dari harga di pasaran,” ujar Yuni kepada Serambinews.com.
Ia menjelaskan, sejumlah komoditas dijual dengan selisih harga Rp2.000 hingga Rp7.000 lebih murah dibanding harga pasar.
Untuk beras medium (MB), dijual sesuai HET yakni Rp77.000 per karung isi lima kilogram.
Baca juga: 69 Kecamatan di Aceh Gelar Pasar Murah Ramadhan, Telur Cuma Rp38.500 & Minyak Rp33.000
Selain itu tersedia beras SPHP, gula curah, minyak goreng premium Minyakita, telur, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya.
“Harganya lebih murah di sini mulai dari dua sampai tujuh ribu lebih murah. Kepada masyarakat kami imbau silakan belanja karena untuk stok puasa mungkin ini lebih murah dari harga pasar. InsyaAllah ke depan akan ada lagi kegiatan seperti hari ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, mengimbau masyarakat berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan.
Ia juga mengingatkan para pedagang agar tidak menimbun stok komoditas pangan, terutama minyak goreng dan gula, menjelang Ramadhan.
“Imbauan dari pemerintah sebaiknya masyarakat berbelanja dengan bijak.
Demikian juga para pedagang jangan menimbun stok komoditas pangan termasuk minyak goreng dan gula, karena saat masyarakat membutuhkan kita harus berbuat yang baik sesama manusia,” ujarnya.
Baca juga: Harga Emas Per Mayam di Banda Aceh ‘Dipukul’ Turun Lagi Hari Ini, 13 Februari 2026 Dijual Segini
Ia menambahkan, perbuatan baik dalam menjaga stabilitas pangan juga merupakan bagian dari ibadah, terlebih dalam momentum bulan suci Ramadhan.
Di sisi lain, pengawasan harga dan distribusi pangan diperkuat melalui pembentukan Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Keamanan Mutu Pangan.
Kasubdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh, AKBP Ade Gita Rahmadi, mengatakan pihaknya fokus mengawasi 14 komoditas pangan sepanjang 2026.
“Kami dari Polda sebagai Ketua Satgas ikut mengawasi terutama harga-harga komoditas agar sesuai dengan HET dan harga acuan pemerintah,” ujarnya.
Satgas yang telah berjalan sekitar satu bulan itu masih melakukan monitoring dan pengecekan di lapangan.
Dari hasil pengawasan, ditemukan komiditas minyak goreng premium yang dijual di atas harga acuan di sejumlah daerah.
Baca juga: Pemkab Pidie Gelar Pasar Murah 3 Hari Sabtu hingga Senin di Lokasi Terdampak Banjir
Ia menegaskan, sejauh ini pihaknya masih mengedepankan pembinaan.
Namun jika ditemukan pelaku usaha yang tidak mengindahkan aturan, maka tindakan hukum akan dilakukan.
“Mulai dari teguran, teguran tertulis, rekomendasi pencabutan izin usaha, dan terakhir penegakan hukum,” tegasnya.
Warga Sangat Terbantu Dengan Gerakan Pangan Murah
Salah satu warga, Akmal, mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah, terutama menjelang Ramadhan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
“Kalau bisa yang sering-sering ada seperti ini karena harganya beda sekali dengan harga di pasar-pasar.
Kita harap pedagang di pasar juga bisa mengikuti harga yang ada di kios pangan seperti ini,” katanya.
“Apalagi ini jelang Ramadhan, banyak kebutuhan rumah tangga. Jadi dengan adanya gerakan ini jadi lebih sedikit membantu,” tambahnya.
Baca juga: Gubernur Perintahkan Buka Pasar Murah Serentak di 23 Kabupaten/Kota
| SaPA Sembelih 20 Ekor Domba Kurban dari Elmulk Service, Paket Daging Disalurkan ke Guru Aceh Besar |
|
|---|
| Hutan Lindung Terbakar di Aceh Besar, 1 Hektare Padang Ilalang Ludes Dilalap Api, Pemadaman 21 Menit |
|
|---|
| Maknai Idul Adha 1447 H, Gampong Tanjong Aceh Besar Sembelih 12 Ekor Sapi dan 15 Kambing |
|
|---|
| Satu Hektar Lahan di Kawasan Hutan Lindung di Lembah Seulawah Terbakar |
|
|---|
| Pria Seulimeum Aniaya Warga dengan Tombak Babi, Korban Alami Luka Robek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jelang-Ramadhan-Warga-Antusias-Manfaatkan-Gerakan-Pangan-Murah-Aceh.jpg)