Tim PKM USK Jalankan Program Pemulihan Dampak Bencana di Teupin Raya
Kegiatan ini bagian dari Program PKM Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera Tahun 2026.
Ringkasan Berita:
- Tim PKM Universitas Syiah Kuala menjalankan program pemulihan dampak bencana di Gampong Teupin Raya, Bireuen, dengan melibatkan mahasiswa lintas program studi.
- Program difokuskan pada integrasi tani–ternak melalui rehabilitasi pakan ternak, food estate mini, irigasi tetes, serta pembibitan ayam mandiri.
- Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus memulihkan ekonomi warga terdampak banjir.
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Syiah Kuala (USK) menjalankan program pemulihan dampak bencana di Gampong Teupin Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PKM Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera Tahun 2026.
Program yang berlangsung sejak 3 Februari hingga 22 Februari 2026 tersebut melibatkan mahasiswa lintas program studi, yakni Pendidikan Dokter Hewan, Prodi Peternakan, dan Teknik Komputer, bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Minat Profesi Hewan Kesayangan (UKM Miproheksa).
Dua kelompok masyarakat turut menjadi mitra kegiatan, yakni Kelompok Peternak Sejati dan Kelompok Petani Tangguh.
Ketua Tim PKM, Dr. drh. Masda Admi, M.Si., mengatakan program ini dirancang untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana banjir melalui pendekatan terintegrasi sektor pertanian dan peternakan.
“Kami mendorong pemulihan berbasis potensi lokal desa melalui pendekatan integrasi tani-ternak,"
"Tujuannya bukan hanya memulihkan produksi, tetapi juga memperkuat kembali ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga warga,” ujar Masda Admi.
Baca juga: Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Hanya Bisa Disaksikan dari Wilayah Ini
Baca juga: KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp 5 Miliar Terkait Kasus Korupsi Impor di Bea Cukai
Ia menjelaskan, Gampong Teupin Raya berada di wilayah yang berbatasan langsung dengan Sungai Peusangan, sehingga memiliki potensi sumber daya alam besar sekaligus kerawanan tinggi terhadap banjir.
Sebelum bencana, mayoritas warga menggantungkan hidup dari pertanian sawah, kebun, serta peternakan sapi, kambing, dan ayam pekarangan.
Selain dirinya, tim dosen lain yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Dr. Hendri Syah, S.Tp., M.Si., Ir. Said Mirza Pratama, S.Pt., M.Si., IPM, serta drh. Azhari, M.Si.
Masing-masing memiliki kepakaran di bidang mikrobiologi, teknologi pertanian, nutrisi dan teknologi pakan ternak, serta kesehatan masyarakat veteriner.
Program Integrasi Tani Ternak Desa Mandiri
Sebagai strategi pemulihan, tim menawarkan Program Integrasi Tani Ternak Desa Mandiri (INTANSARI).
Untuk Kelompok Peternak Sejati, kegiatan difokuskan pada rehabilitasi lahan hijauan makanan ternak (HMT) melalui penanaman rumput unggul dan leguminosa adaptif pascabanjir, serta penerapan teknologi silase guna menjamin ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun.
Sementara itu, Kelompok Petani Tangguh didampingi melalui pembuatan food estate mini berupa demplot kebun tanaman pangan skala kelompok, penerapan sistem irigasi tetes untuk meningkatkan efisiensi air, serta pembibitan ayam mandiri dengan introduksi mesin tetas guna mendukung kemandirian penyediaan bibit unggas pascabencana.
Baca juga: Isu Pemutusan Listrik di Dinas PUPR Aceh Selatan, ULP PLN Tapaktuan Beri Bantahan
Baca juga: Oknum Polisi Brigadir LR Babak Belur Dihajar Warga Usai Tembak Pemuda Jayapura, Begini Nasib Pelaku
Masda Admi menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa agar mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat terdampak.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi terlibat langsung mendampingi warga. Harapannya, kolaborasi ini dapat membangun desa yang lebih tangguh dan mandiri ke depan,” pungkasnya.(*)
| Korban Banjir di Bireuen Dapat Bantuan JTS Korea, Kereta Sorong Berisi Alat Makan dan Kebersihan |
|
|---|
| Wagub Aceh Buka Puasa Bersama Masyarakat Teupin Raya, Kenang Sosok Abu Razak |
|
|---|
| Kenang Sosok Abu Razak, Wagub Fadhlullah Buka Puasa Bersama Masyarakat Teupin Raya |
|
|---|
| VIDEO - Banyak Rumah di Teupin Raya Bireuen Masih Terendam Lumpur Pasca Banjir Bandang |
|
|---|
| Belasan Rumah di Teupin Raya Bireuen Masih Terendam Lumpur Pasca Banjir Bandang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/TIM-PKM-USK.jpg)