Jumat, 17 April 2026

Info Cuaca Aceh Singkil

Hujan Ringan Diprediksi Guyur 11 Kecamatan di Aceh Singkil

Angin berhembus dari arah barat laut dengan kecepatan 4 knot dan arus bergerak ke tenggara dengan kecepatan 45 sentimeter per detik.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
BUNDARAN BANK ACEH - Bundaran Bank Aceh pintu masuk pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil, di Pulo Sarok, Singkil, Jumat (19/9/2025).     
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Minggu (15/2/2026).
  • BMKG mencatat suhu udara di kabupaten berjuluk “Sekata Sepakat” itu berkisar antara 23 hingga 28 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan udara antara 79 hingga 99 persen. 
  • Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 1,1 meter atau masuk dalam kategori rendah.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Dede Rosadi | Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Minggu (15/2/2026).

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah yang berpotensi mengalami hujan meliputi Kecamatan Simpang Kanan, Suro Makmur, Danau Paris, Pulau Banyak Barat, Singkohor, Gunung Meriah, Pulau Banyak, Kuala Baru, Singkil, Singkil Utara, serta Kota Baharu.

BMKG mencatat suhu udara di kabupaten berjuluk “Sekata Sepakat” itu berkisar antara 23 hingga 28 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan udara antara 79 hingga 99 persen.

Sementara itu, untuk wilayah perairan atau maritim Aceh Singkil diperkirakan mengalami kondisi udara kabur.'

Suhu udara di perairan mencapai 27 derajat Celcius dengan kelembapan relatif 82 persen.

Angin berhembus dari arah barat laut dengan kecepatan 4 knot dan arus bergerak ke tenggara dengan kecepatan 45 sentimeter per detik.

Baca juga: Akhir Pekan, Kota Subulussalam Diguyur Hujan

Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 1,1 meter atau masuk dalam kategori rendah.

Meski demikian, nelayan dan warga yang beraktivitas di laut diimbau tetap waspada.

Mereka diminta memastikan membawa perlengkapan keselamatan seperti pelampung, alat komunikasi, serta global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi saat melaut.

Hal ini penting mengingat keterbatasan jarak pandang dapat menghambat navigasi jika hanya mengandalkan tanda-tanda alam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved