Banda Aceh
23 Jiwa Terdampak Usai Kebakaran di Alue Naga Banda Aceh
Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menyalurkan bantuan masa panik usai kebakaran yang menyebabkan sebanyak tiga unit...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemko Banda Aceh salurkan bantuan masa panik untuk 8 KK/23 jiwa terdampak kebakaran di Alue Naga.
- Wakil Wali Kota: "Jaga hal kecil, cegah kebakaran, apalagi di bulan Ramadhan".
- Bantuan: sembako, peralatan rumah tangga, urus berkas korban dipercepat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia | Sara Masroni
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menyalurkan bantuan masa panik usai kebakaran yang menyebabkan sebanyak tiga unit rumah hangus terbakar dan delapan kepala keluarga (KK) dengan 23 jiwa terdampak di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala pada Jumat (13/2/2026) lalu.
Wakil Wali Kota, Afdhal Khalilullah didampingi sang istri Dessy Maulidha selaku Ketua TP-PKK Banda Aceh, menyerahkan langsung bantuan masa panik kepada korban kebakaran di gampong setempat, Sabtu (14/2/2026).
Selain bantuan masa panik seperti sembako dan peralatan/perlengkapan rumah tangga, Afdhal menginstruksikan untuk meringankan pengurusan berkas korban kebakaran berupa surat sertifikat rumah, kartu keluarga, hingga kartu identitas kependudukan secepat mungkin.
Baca juga: Potensi Hujan Lebat, Ini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh Menurut BMKG Beberapa Hari ke Depan
Pada kesempatan itu, ia juga turut mengimbau masyarakat untuk menjaga hal-hal kecil yang dapat memicu kebakaran, “Seperti membakar sampah dan colokan listrik yang lupa dicabut,” ujarnya.
“Hal-hal yang terkadang kita anggap sepele dapat berakibat fatal. Apalagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, mari bersama kita menjaga segala potensi bencana kebakaran, demi kita bersama juga,” ujar Afdhal.
Sebelumnya diketahui, kebakaran di Alue Naga terjadi pada Jumat (13/2/2026). Usai menerima informasi melalui telepon darurat 0651–113 sekira pukul 17.15 WIB, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat SSos mengerahkan empat unit armada untuk melaksanakan pemadaman yang melibatkan posko induk, Pos Simpang Mesra, Pos Pango dan Pos Pelangi.
“Pukul 18.40 WIB api dapat dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Afdhal-Khalilullah-didampingi-sang-istri-Dessy-Maulidha-beri-bantuan-masa-panik.jpg)