Senin, 20 April 2026

Berita Simeulue

Sedang Cari Kerang, Seorang Warga di Simeulue Tewas Diterkam Buaya

Berdasarkan laporan yang ia terima dari Kepala Desa setempat, bahwa korban diketahui memang sering mencari kerang di kawasan tersebut.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Amirullah
Anadolu Agency
TERKAM WARGA – Tangkapan layar video yang memperlihatkan seekor buaya menerkam warga Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, Simeulue, Minggu (15/2/2026). SERAMBI/HO. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Indra Wijaya | Simeulue 

SERAMBINEWS.COM, SIMEULUE - Jusmitawati (36) warga Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, tewas diterkam buaya saat sedang mencari kerang bersama dua temannya di Sungai Luan Boya desa setempat, Minggu (15/2/2026) kemarin.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut juga membuat gempar warga setempat. di mana terkaman buaya tersebut baru kali pertama terjadi.

Hal itu dibenarkan oleh Camat Teluk Dalam, Andrik Dasandra SSTP kepada Serambi, Senin (16/2/2026).

“Benar kejadiannya kemarin di Desa Bulu Hadek, sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui sedang mencari kerang bersama temannya,” kata Andrik.

Berdasarkan laporan yang ia terima dari Kepala Desa setempat, bahwa korban diketahui memang sering mencari kerang di kawasan tersebut. Sungai Luan Boya sendiri menjadi salah satu tempat warga mencari nafkah.

Saat kejadian ia bersama dua temannya mencari kerang di sungai tersebut. Ketika sedang mencari kerang, korban diduga hilang dan sempat dicari oleh kedua temannya.

“Namun tidak ada jawaban. Dan sungai itu diketahui memang ada buayanya. Merasa panik teman korban langsung berlari ke desa untuk meminta pertolongan evakuasi,” ujarnya.

Baca juga: Penetapan Awal Ramadan 1447 H Tunggu Sidang Isbat, Ini 96 Lokasi Rukyatul Hilal pada 17 Februari

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Belasan Ribu! Cek Rincian Harga Emas 16 Februari 2026 Sebelum Beli

Informasi itu kemudian membuat gempar seluruh desa. Masyarakat Desa Bulu Hadek, berbondong-bondong menuju TKP untuk mencari korban. Area pinggiran sungai dipenuhi oleh masyarakat.

Di sana mereka mendapati korban yang saat itu berada di mulut buaya. Masyarakat mencoba mengevakuasi dengan alat seadanya. Saat buaya tersebut muncul ke permukaan, dalam video yang diterima Serambi, korban tepat berada di mulut buaya, dan membuat warga di sekitar TKP histeris.

“Kita juga ada meminta bantuan dari BPBD untuk evakuasi. Dalam pencarian juga ada unsur TNI/Polri dan warga. Diketahui di Teluk Dalam tidak pernah kejadian seperti ini,” ujarnya.

Warga kata Andrik, berupaya mengambil jasad korban dengan cara menombak buaya tersebut. Namun tak berhasil. Setelah beberapa kali percobaan, jasad korban berhasil dievakuasi, namun dalam kondisi tidak utuh. 

“Beberapa bagian tubuh korban tidak utuh, dan diduga sudah dimakan oleh buaya. Dan hari ini, keluarga korban masih berupaya mencari potongan jasad korban. Sementara untuk 

buaya sendiri belum berhasil ditangkap,” ungkapnya.

Dikatakan, dirinya sendiri juga sudah mengupayakan untuk meminta bantuan dengan BKSDA untuk mengevakuasi buaya tersebut. Hal ini ditakutkan timbulnya korban baru.

Sebab, di desa lain seperti Lugu Sebahak yang beberapa hari terakhir juga kerap mendapati buaya yang masuk ke dalam jaring warga. 

“Kita mau musyawarah bersama kepala desa dan Apdesi terkait hal ini. Kita harap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran, agar tidak ada korban baru,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved